AYOJAKARTA.COM – Sejak diluncurkan pada 2020, program kartu prakerja telah menyerap sebanyak 17,5 juta KPM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan nilai anggaran mencapai sekitar 5 triliun rupiah di tahun 2024, program kartu prakerja menyasar kepada sebanyak 1.1 juta peserta.
Setiap peserta program kartu pra kerja akan memperoleh bantuan senilai Rp 3,5 juta yang akan digunakan sebagai biaya membeli berbagai jenis pelatihan.
Selain keahlian digital, peserta program kartu prakerja juga berkesempatan untuk mengikuti berbagai jenis pelatihan di bidang bisnis hingga keahlian teknis.
Disamping biaya pelatihan, setiap peserta juga akan memperoleh tambahan biaya insentif berupa uang tunai.
Setelah peralihan kepemimpinan pada 20 Oktober 2024 lalu resmi dilakukan, Presiden Prabowo berencana akan kembali melanjutkan program kartu prakerja.
Untuk ditetapkan sebagai peserta dalam program kartu pra kerja, calon penerima manfaat perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu.
Baca Juga: Persiapkan Diri Dapat Bantuan UKT! Ini Dia Jadwal dan Panduan Pendaftaran KIP Kuliah 2025
Adapun langkah pertama untuk ditetapkan sebagai penerima program kartu pra kerja adalah membuat akun dengan menggunakan alamat surel yang aktif.
Setelah menerima email verifikasi, calon peserta program kartu prakerja dapat mulai melakukan penginputan NIK serta KK.
Langkah ketiga setelah menginput NIK serta KK, calon peserta diharuskan melengkapi seluruh kolom isian pribadi sesuai ketentuan.
Tahapan selanjutnya yang perlu dilakukan calon peserta program kartu pra kerja adalah mengunggah dokumen sesuai ketentuan serta melakukan pemindaian mata.
Baca Juga: Penyaluran Bansos PKH dan BPNT mulai Ada Titik Terang, Jika Abai KPM Kategori Ini Bisa Hilang
Langkah kelima yang perlu dilakukan oleh setiap calon peserta program kartu pra kerja adalah menjawab sejumlah pertanyaan terkait alasan keikutsertaan.
Disamping itu, calon peserta juga diharuskan untuk merinci jenis-jenis pelatihan atau bidang yang diminati dalam program kartu prakerja.
Langkah berikutnya yang perlu dilakukan untuk mengikuti program kartu pra kerja adalah melakukan verifikasi melalui telepon,
Tahap kedelapan setelah calon peserta melakukan pengisian verifikasi telepon adalah menjawab sejumlah kuesioner sesuai dengan keadaan.
Adapun langkah terakhir yang perlu diikuti calon peserta sebelum ditetapkan dalam program kartu pra kerja adalah mengikuti Tes Kemampuan Dasar atau TKD.
Berbeda dengan sebutan jenis tes pada umumnya, TKD pada seleksi peserta program kartu pra kerja lebih condong untuk menentukan potensi calon peserta.
Baca Juga: Jarang Dipakai padahal Penting! 7 Fitur WhatsApp Paling Sering Dilupakan
Setelah sepuluh langkah pendaftaran tersebut selesai dilakukan, peserta akan memperoleh informasi mengenai keputusan kelulusan melalui email aktif.
Mengacu pada jadwal di tahun sebelumnya, pembukaan program kartu prakerja diprediksi akan dimulai pada rentang bulan Maret hingga April 2025.

Share this article
Dengan nilai anggaran mencapai sekitar 5 triliun rupiah di tahun 2024, program kartu prakerja menyasar kepada sebanyak 1.1 juta peserta.