AYOJAKARTA.COM - Xiaomi kembali merilis seri terbaru mereka, Xiaomi 15T, yang hadir dengan sejumlah peningkatan dibanding pendahulunya, Xiaomi 14T.
Pertanyaannya, apakah smartphone ini cukup layak untuk menemani aktivitas seharian penuh dan pantas dijadikan upgrade?
Dari sisi desain dan layar, Xiaomi 15T tampil lebih nyaman digenggam dengan sudut membulat, ketebalan 7,5 mm, dan bobot 194 gram.
Layar 6,83 inci menjadi yang paling luas di seri Xiaomi, dengan bezel lebih tipis serta perlindungan Gorilla Glass 7i.
Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 3.200 nits, cukup untuk berbagai kondisi pencahayaan. Untuk performa, Xiaomi 15T membawa peningkatan chipset dari Dimensity 8300 Ultra ke 8400 Ultra.
Skor AnTuTu pun melonjak signifikan, dari 1,29 juta ke 1,56 juta poin. Ditambah baterai 5.000 mAh, pengguna kini bisa menikmati Screen on Time (SOT) sekitar 6 jam, naik dari 4,5 jam di seri 14T.
Dengan penggunaan 5G dan refresh rate 120 Hz, daya tahannya terbilang cukup baik. Di sektor kamera, Xiaomi tetap mempertahankan konfigurasi 50MP + 50MP + 12MP serta kamera selfie 32MP.
Baca Juga: Harga di Bawah Rp2 Jutaan, Lebih Worth Xiaomi Redmi Pad 2 vs Xiaomi Pad SE?
Perbedaannya ada pada sensor utama yang kini menggunakan Lightion 800. Hasil foto menunjukkan peningkatan kualitas, terutama pada zoom hingga 60x yang lebih tajam daripada 14T.
Namun, beberapa catatan masih ada, seperti stabilisasi pada mode telefoto yang kurang konsisten. Xiaomi 15T juga menghadirkan dukungan AI yang lebih lengkap, mulai dari AI Gallery untuk menghapus objek, Gemini untuk pencarian visual, hingga fitur terjemahan instan.
HyperOS 3 yang disematkan pun menjanjikan pengalaman baru, termasuk integrasi dengan ekosistem Apple dan tampilan UI yang lebih segar.
Meski begitu, tidak semua perubahan terasa besar. Beberapa pengguna justru menilai perbedaan dengan Xiaomi 14T tidak terlalu signifikan.
Baca Juga: Perbandingan Spesifikasi Xiaomi 17 Pro Max vs iPhone 17 Pro Max, Mana yang Lebih Worth Dibeli?
Bagi pemilik 14T, mungkin belum mendesak untuk upgrade, kecuali baterai dan performa chipset sudah terasa mengganggu.
Namun, untuk pengguna seri 13T ke bawah atau yang ingin mencoba ekosistem Xiaomi, 15T tetap menjadi pilihan menarik.
Dengan estimasi harga sekitar Rp6,5 juta, Xiaomi 15T diposisikan sebagai flagship terjangkau dengan performa solid. Keunggulan di sisi layar, chipset, kamera, dan AI membuatnya kompetitif di kelasnya.
Kesimpulannya, suka duka pakai Xiaomi 15T terletak pada peningkatan yang terasa nyata di performa dan baterai, meski desain dan kamera masih membawa nuansa lama. Cocok bagi pengguna yang mencari smartphone bertenaga tanpa harus menguras kantong terlalu dalam.***
Share this article
Xiaomi 15T hadir dengan layar luas, chipset 8400 Ultra, baterai lebih awet, dan fitur AI canggih. Cocok upgrade dari seri lama, tapi pemilik 14T mungkin belum perlu ganti.