AYOJAKARTA.COM - Persaingan perangkat lipat semakin panas. Samsung telah memimpin pasar selama bertahun-tahun lewat seri Galaxy Z Fold, dan tahun 2025 menjadi titik penting ketika Z Fold 7 mencetak penjualan tercepat berkat peningkatan besar di berbagai sektor.
Namun, muncul pertanyaan besar soal apakah dominasi Samsung akan bertahan ketika iPhone Fold hadir? Banyak analis yakin jawabannya, tidak.
Dilansir dari YouTube Tcol Tech, meski Galaxy Z Fold 8 diyakini hadir dengan spesifikasi yang lebih unggul, sejarah membuktikan bahwa kekuatan Apple tidak pernah bergantung pada angka di atas kertas.
Baca Juga: Mengenal Ileus Paralitik, Penyakit yang Diderita Nita Vior Pasca Lahirkan Anak Pertama
Dari RAM kecil, baterai standar, hingga skor benchmark yang kadang kalah dari Android, iPhone tetap menjadi primadona. Dan hal itu kemungkinan besar akan terulang di kategori ponsel lipat.
Samsung sadar benar soal ini. Meski Z Fold 7 dan calon Z Fold 8 hadir dengan performa tinggi, perangkat lipat merek lain seperti Honor Magic V5 atau Huawei Mate X6 tetap bisa memberikan fitur yang lebih impresif, namun tidak otomatis menguasai pasar global. Dominasi bukan hanya soal spesifikasi, melainkan ekosistem, reputasi, dan pengalaman pengguna.
Inilah yang membuat iPhone Fold berpotensi meledak di pasar, bahkan jika spesifikasinya lebih rendah dari Galaxy Z Fold 8. Cukup “layak” saja, Apple sudah menang dari sisi antusiasme publik. Sementara itu, rumor menyebut Galaxy Z Fold 8 akan membawa berbagai peningkatan penting:
- Baterai naik ke 5.000 mAh, jauh lebih besar dari pendahulunya.
- Bobot dan ketebalan dipangkas sekitar 10%, sehingga terasa lebih mirip smartphone biasa saat dilipat.
- Lipatan layar lebih minim berkat teknologi pelat logam berlubang laser.
- Pengisian daya meningkat, membuat penggunaan lebih nyaman.
- S Pen kembali hadir, tanpa membuat bodi lebih tebal.
Samsung bahkan memasang target besar yakni 6,7 juta unit Fold 8 terjual pada 2026. Angka ini menunjukkan kepercayaan penuh terhadap pasar HP lipat.
Tetapi apakah semua itu cukup untuk mengalahkan iPhone Fold? Mungkin tidak. Sejarah membuktikan begitu Apple masuk ke kategori baru, pasar langsung berubah.
Bahkan jika iPhone Fold tidak menjadi perangkat terlaris Apple, cukup menjadi “iPhone baru dengan layar lipat” saja sudah cukup untuk membuat hype global yang sulit disaingi. Intinya, Samsung mungkin memenangkan pertarungan spesifikasi, tetapi Apple hampir pasti memenangkan perhatian publik.
Dengan semua dinamika ini, tahun peluncuran iPhone Fold dan Galaxy Z Fold 8 akan menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah smartphone. Publik kini hanya menunggu satu hal yaitu siapa yang benar-benar memimpin masa depan perangkat lipat?***
Share this article
iPhone Fold diprediksi lebih laku dari ZFold 8 berkat daya tarik merek, meski spesifikasi Samsung lebih unggul. ZFold 8 hadir dengan baterai 5.000 mAh, desain lebih tipis, layar lebih awet.