AYOJAKARTA.COM - OPPO kembali meramaikan pasar smartphone entry level lewat OPPO A6X, ponsel yang dibanderol mulai Rp1,6 jutaan dan disebut sebagai HP paling murah OPPO untuk 2026.
Meski berada di kasta terbawah, reviewer teknologi David GadgetIn menilai OPPO A6X hadir dengan pendekatan yang berbeda dari HP murah OPPO sebelumnya.
“Biasanya HP entry level OPPO itu saya skip, karena kebanyakan kuat di branding doang. Tapi OPPO A6 kali ini rasanya agak beda,” ujar David GadgetIn dalam ulasannya di YouTube.
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Jadi HP Flagship yang Bakal Curi Perhatian di Tahun Depan
Desain Simpel tapi Ada Sentuhan Estetika
Secara desain, OPPO A6X tampil sederhana dengan bodi polikarbonat. Varian Violet Purple memiliki efek motif kelopak bunga yang muncul saat terkena cahaya. Menurut David, desainnya “simple, enggak maksa, tapi tetap kelihatan niat.”
HP ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP64, tahan debu dan percikan air. Namun, OPPO A6X masih absen fitur penting seperti NFC dan gyro, yang mulai banyak ditemui di kelas harga serupa.
Layar 120 Hz Jadi Nilai Jual Utama
Salah satu keunggulan OPPO A6X ada di sektor layar. HP ini menggunakan panel LCD 6,75 inci dengan refresh rate 120 Hz. “Scroll-nya mulus, ini menyenangkan banget buat HP entry level,” kata David. Layarnya juga cukup terang hingga 1125 nits di mode luar ruangan, meski resolusinya masih HD+ (720p).
Baca Juga: TOP 5 HP dengan Harga di Atas Rp10 Juta yang Worth It Dibeli di Akhir Tahun 2025
Performa Entry Level tapi Pakai UFS
OPPO A6X ditenagai Snapdragon 685 dan menggunakan penyimpanan UFS 2.2, yang jarang ditemui di HP Rp1 jutaan. “Tumben OPPO berani kasih UFS di HP sejutaan,” ujar David. Untuk pemakaian harian, performanya dinilai lancar, meski ada jeda kecil saat membuka aplikasi.
Untuk gaming, Mobile Legends masih bisa berjalan di setting tinggi dengan rata-rata 60 fps, meski turun di momen war. HP ini lebih cocok untuk gaming santai dibanding kompetitif.
Baterai Badak, Kamera Biasa Saja
Baterai 6.500 mAh jadi keunggulan besar OPPO A6X. “Main MLBB setengah jam cuma makan 3 persen,” ungkap David. Sayangnya, pengisian daya 15 watt tergolong lambat. Di sektor kamera, kualitasnya dinilai standar HP Rp1 jutaan.
Kamera 13 MP hanya andal di kondisi cahaya ideal dan kurang cocok untuk foto estetik. David GadgetIn menyimpulkan OPPO A6X layak dipertimbangkan untuk varian RAM 4 GB dengan harga di bawah Rp2 juta.
“OPPO kelihatan berusaha ngasih nilai lebih ke HP paling basic mereka,” ujarnya. Namun, ia tidak merekomendasikan varian RAM 6 GB karena kenaikan harga dinilai tidak masuk akal.
Bagi pengguna yang mencari HP murah, baterai awet, layar mulus, dan performa stabil, OPPO A6X bisa jadi pilihan rasional, selama memilih varian yang tepat.***
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Sebentar Lagi Launching, Bocoran Desain hingga Fitur Canggih Mulai Terkuak
Share this article
OPPO A6X dinilai David GadgetIn sebagai HP entry level “niat”: layar 120 Hz, storage UFS 2.2, baterai 6.500 mAh, harga Rp1,6 jutaan. Worth di varian murah, tapi minus NFC dan kamera biasa.