AYOJAKARTA.COM – Kepercayaan atau trust merupakan salah satu pondasi dasar dan terpenting dalam membentuk sebuah ikatan atau hubungan.
Semakin besar tingkat kepercayaan atau trust dari masing-masing individu yang terlibat dalam suatu relasi, maka kualitas hubungan akan semakin menyehatkan.
Kepercayaan atau trust bukanlah sekedar pernyataan berupa janji atau perkataan, melainkan kesatuan dan keselarasan antara suasana hati, perasaan, pikiran dan tindakan.
Namun dalam kenyataan, sebuah hubungan seringkali mengalami gangguan dan hambatan karena tidak adanya kepercayaan baik pada diri sendiri maupun orang lain.
Kondisi tidak sejalan antara perkataan dengan tindakan yang sering menjadi penghancur hubungan atau pemutus suatu ikatan, sering disebut dengan trust issues.
Dampak besarnya ego yang keberadaannya tidak disadari karena jarang mengintrospeksi diri, banyak orang justru menuding orang lain sebagai penyebab kehancuran hubungan.
Sebagai salah satu cara untuk memperbaiki hubungan dengan diri sendiri dan orang lain, berikut adalah tanda seseorang memiliki trust issues, dikutip dari kanal YouTube KONSEP PSIKOLOG, Jumat, 9 Agustus 2024.
Baca Juga: Waspada! Ini Tanda Ponsel Android Terinfeksi Malware dan Cara Mengatasinya
Tanda Individu Memiliki Trust Issues
Tanda pertama trust issues pada setiap individu adalah adanya kesulitan untuk bisa mempercayai orang lain dalam hidup.
Individu dengan trust issues akan cenderung menutup diri dan pikiran serta hati sehingga memilih untuk melakukan banyak hal secara sendirian tanpa mencari dukungan.
Tanda kedua trust issues adalah meragukan niat baik atau motif pertolongan orang, sehingga kesulitan dalam membentuk dan menjalin ikatan yang menyehatkan.
Ketiga, individu dengan trust issues akan cenderung tertutup tentang informasi jujur yang bersifat pribadi baik suasana hati, perasaan, serta pikiran.
Tanda keempat individu dengan trust issues adalah adanya kerentanan terhadap rasa cemas, sehingga hidup dalam rasa takut saat berinteraksi.
Kelima, seseorang dengan trust issues akan cenderung merasa dikhianati atau sedang dimanfaatkan, meskipun tidak ada bukti konkret.
Akibat munculnya perasaan negatif yang terus-menerus, hal tersebut akan sangat berdampak pada kesehatan mental dan kesejahteraan emosional.
Keenam, individu dengan trust issues juga akan cenderung mengalami kesulitan dalam memaafkan kesalahan orang lain.
Dampak buruk dari kesulitan memaafkan adalah meningkatnya konflik serta merusak nilai dan kedalaman suatu hubungan.
Tanda ketujuh dari adanya trust issues pada diri seseorang adalah kecenderungan melakukan sabotase dalam suatu hubungan.
Individu dengan trust issues akan menganggap pasangan atau orang diluar dirinya sebagai lawan, sehingga seringkali menunjukkan sikap selalu melawan dan berseberangan.
Rasa tidak aman dengan diri sendiri dan orang lain, menjadikan individu dengan trust issues hidup dalam kekosongan jiwa dan stagnasi sehingga perlu bantuan ahli.***

Share this article
Kepercayaan atau trust merupakan salah satu pondasi dasar dan terpenting dalam membentuk sebuah ikatan atau hubungan.