AYOJAKARTA.COM - Kamu mungkin pernah atau malah sering bangun di pagi hari dan merasa tidak bisa mengumpulkan energi untuk memulai hari. Kamu tidak sendiri.
Menurut dokter Santi di akun TikTok pribadinya @dr.santi_psychiatrist, banyak orang kesulitan dengan motivasi dan energi, dan pemain kunci dalam skenario ini adalah dopamin.
Lalu, apa sebenarnya dopamin itu, dan bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan sehari-hari? Berikut penjelasannya.
Apa itu Dopamin
Dopamin adalah bahan kimia otak, juga dikenal sebagai neurotransmitter. Ini memainkan beberapa peran penting dalam tubuhmu, termasuk:
- Kesenangan: Dopamin sering disebut sebagai bahan kimia yang "membuatmu merasa nyaman". Ini dilepaskan selama situasi yang menyenangkan dan menstimulasi perasaan senang dan penguatan.
Baca Juga: Ini Alasan Kemendikbud Ristek Terapkan Penghapusan Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA
- Fungsi Kognitif: Membantu berbagai fungsi otak, seperti pembelajaran dan memori.
- Gerakan: Dopamin sangat penting untuk mengkoordinasikan gerakan yang halus dan terkontrol.
- Motivasi: Mungkin yang paling penting, dopamin mendorong motivasi. Ini membantumu menetapkan dan mengejar tujuan.
Pengaruh Kadar Dopamin Rendah
Ketika kadar dopaminmu rendah, beberapa masalah dapat muncul yang memengaruhi aktivitasmu sehari-hari:
1. Penundaan: Dopamin rendah membuat sulit menemukan motivasi untuk memulai atau menyelesaikan tugas. Kamu mungkin mendapati dirimu terus-menerus menunda pekerjaan penting.
Baca Juga: Peminatnya Terus Naik, Berikut Perbandingan Animo Masuk Kedokteran dari 2021 hingga 2023 di 8 PTN
2. Kurangnya Energi: Kamu mungkin merasa lesu dan kekurangan energi yang dibutuhkan untuk menjalani hari.
3. Fokus Buruk: Konsentrasi menjadi sebuah tantangan, dan kemampuanmu untuk terus mengerjakan tugas berkurang.
4. Kecemasan dan Keputusasaan: Tingkat dopamin yang rendah dapat menyebabkan perasaan cemas dan putus asa, sehingga semakin sulit untuk mengambil tindakan.
5. Kurangnya Motivasi: Dorongan untuk mengejar tujuan atau terlibat dalam aktivitas yang memerlukan usaha mungkin berkurang secara signifikan.
Cara Meningkatkan Kadar Dopamin
Untuk mengatasi tantangan ini dan meningkatkan produktivitas dan motivasimu, pertimbangkan strategi berikut untuk meningkatkan tingkat dopaminmu:
Baca Juga: 8 Ide Jualan Makanan Ini Laris Manis Diserbu Anak-anak, Nomor 5 Selalu Ludes!
- Olahraga Secara Teratur: Aktivitas fisik meningkatkan produksi dopamin. Usahakan untuk selalu berolahraga minimal 30 menit setiap hari.
- Makan Diet Sehat: Makanan kaya protein, seperti daging tanpa lemak, ikan, dan produk susu, dapat membantu meningkatkan kadar dopamin.
- Tidur yang Cukup: Istirahat yang cukup sangat penting untuk menjaga tingkat dopamin yang sehat. Usahakan tidur 7-9 jam setiap malamnya.
- Tetapkan Tujuan yang Dapat Dicapai: Membagi tugas menjadi tujuan yang lebih kecil dan dapat dikelola dapat membantu menciptakan rasa pencapaian dan meningkatkan dopamin.
- Latihan Perhatian dan Meditasi: Aktivitas ini dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan produksi dopamin.
Memahami peran dopamin dalam hidup sangat penting untuk meningkatkan motivasi dan mengatasi penundaan.
Dengan mengambil langkah-langkah untuk menjaga tingkat dopamin yang sehat, kamu dapat meningkatkan produktivitas dan menikmati hidup yang lebih termotivasi dan fokus.***
Baca Juga: Top 10 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Cepat Terserap di Dunia Kerja, Lulus Auto Kerja!
Share this article
Ketahui penyebab yang membuat kamu selalu merasa malas atau mager hingga kerap menunda pekerjaan, begini kata psikiater.