6 Kebiasaan Ini Ternyata Dapat Menjadi Pemicu GERD Lho, Salah Satunya Kamu Lakuin?

Ilustrasi. Beberapa kebiasaan sehari-hari yang tampaknya sepele ternyata dapat memperburuk atau bahkan memicu terjadinya GERD.
Ilustrasi. Beberapa kebiasaan sehari-hari yang tampaknya sepele ternyata dapat memperburuk atau bahkan memicu terjadinya GERD.

AYOJAKARTA.COM -- Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi kronis di mana asam lambung naik ke kerongkongan, menyebabkan sensasi terbakar di dada yang dikenal sebagai heartburn.

Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan bahkan komplikasi serius jika tidak diobati dengan benar.

Beberapa kebiasaan sehari-hari yang tampaknya sepele ternyata dapat memperburuk atau bahkan memicu terjadinya GERD.

Dalam artikel ini, kita akan membahas kebiasaan-kebiasaan tersebut agar kamu bisa menghindarinya dan menjaga kesehatan pencernaanmu.

Baca Juga: STOP Lakukan 5 Kebiasaan Ini yang Bikin Kamu Susah Jadi Orang Kaya, Salah Satunya Suka Menonton TV?

1. Dikit-Dikit Minum Obat

Kebiasaan mengonsumsi obat secara berlebihan tanpa petunjuk dokter dapat berkontribusi terhadap terjadinya GERD.

Beberapa jenis obat, seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen dan aspirin, dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan peningkatan produksi asam lambung.

Selain itu, obat-obatan tertentu seperti antidepresan, obat tidur, dan obat tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan relaksasi sfingter esofagus bagian bawah, yang berfungsi untuk mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan tertentu, terutama jika kamu memiliki riwayat masalah pencernaan.

Baca Juga: Fakta Psikologi: 5 Kebiasaan yang Bikin Makin Bodoh, Mana yang Masih Sering Dilakukan?

2. Overthinking

Stres dan kecemasan berlebihan, atau overthinking, memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan pencernaan.

Stres dapat meningkatkan produksi asam lambung dan mempengaruhi pergerakan usus, yang bisa memicu gejala GERD.

Selain itu, ketika seseorang merasa cemas, mereka cenderung mengubah pola makan mereka, seperti makan terlalu cepat atau melewatkan waktu makan, yang dapat memperburuk kondisi lambung.

Mengelola stres melalui teknik relaksasi seperti meditasi, olahraga, atau hobi yang menyenangkan dapat membantu mencegah timbulnya gejala GERD.

3. Kopi Susu Terlalu Banyak dalam Sehari

Minum kopi susu dalam jumlah berlebihan dapat menjadi pemicu GERD bagi banyak orang.

Kafein yang terkandung dalam kopi dapat merangsang produksi asam lambung dan melemahkan sfingter esofagus bagian bawah, sehingga memungkinkan asam lambung naik ke kerongkongan.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Di Tempat Kerja Kamu Cenderung Sebagai Pemimpin, Aktif atau Pendiam? Ungkap dari Kebiasaan Posisi Berdiri Kamu

Selain itu, susu dalam kopi juga dapat menyebabkan masalah bagi sebagian orang, terutama yang memiliki intoleransi laktosa.

Mengurangi konsumsi kopi susu atau menggantinya dengan minuman yang lebih ramah pada lambung seperti teh herbal dapat membantu mengurangi risiko GERD.

4. Terlalu Banyak Makan Gorengan

Makanan yang digoreng mengandung lemak tinggi yang dapat memicu GERD. Lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh lambung, sehingga meningkatkan tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah dan memungkinkan asam lambung naik ke kerongkongan.

Selain itu, makanan berlemak dapat memperlambat pengosongan lambung, yang juga berkontribusi terhadap refluks asam.

Baca Juga: 6 Kebiasaan yang Membuat Kamu Lebih Pintar dan Produktif, Ikuti Yuk!

Mengganti gorengan dengan makanan yang lebih sehat, seperti makanan yang dipanggang, direbus, atau dikukus, dapat membantu menjaga kesehatan lambung dan mencegah GERD.

5. Habis Makan Langsung Rebahan

Langsung berbaring setelah makan adalah kebiasaan buruk yang dapat memicu GERD. Posisi berbaring dapat menyebabkan asam lambung naik lebih mudah ke kerongkongan karena gravitasi tidak lagi membantu menjaga isi lambung tetap di tempatnya.

Disarankan untuk menunggu setidaknya dua hingga tiga jam setelah makan sebelum berbaring atau tidur untuk memberi waktu lambung mencerna makanan dengan baik.

Jika kamu benar-benar perlu beristirahat, usahakan untuk duduk dengan posisi tegak atau berbaring dengan kepala ditinggikan sekitar 15-20 cm.

6. Sering Begadang

Begadang atau kurang tidur dapat mempengaruhi sistem pencernaan dan memperburuk gejala GERD.

Tidur yang tidak cukup dapat meningkatkan produksi hormon stres, seperti kortisol, yang dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Sehari-hari yang Memperbesar Mental Block, Sering Jadi Penyebab Karakter Seseorang Padam!

Selain itu, pola tidur yang tidak teratur dapat mengganggu ritme alami tubuh, termasuk proses pencernaan.

Untuk mencegah GERD, penting untuk memiliki jadwal tidur yang teratur dan memastikan kamu mendapatkan cukup tidur berkualitas setiap malam.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kebiasaan
# Asam Lambung
# GERD

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.