Mengenal Slippery Slope Fallacy, Kekeliruan dalam Berpikir yang Menimbulkan Kecemasan

Ilustrasi Slippery Slope Fallacy
Ilustrasi Slippery Slope Fallacy

AYOJAKARTA.COM - Slippery slope fallacy atau kekeliruan lereng licin adalah kesalahan umum dalam penalaran yang sering kita temui.

Kekeliruan ini menyatakan bahwa satu tindakan pasti akan menimbulkan serangkaian konsekuensi yang semakin mengerikan.

Contoh sederhananya seperti ini:

Kalau kamu makan, nanti kamu kenyang. Kalau kamu kenyang, nanti kamu ngantuk. Kalau kamu ngantuk saat menyetir kendaraan, akan terjadi kecelakaan.

Baca Juga: Tes Psikologi: Apakah Sifat Perfeksionis Kamu Jadi Penghambat atau Pendukung dalam Karir? Jawab 10 Pertanyaan Berikut Secara Jujur

Kalau terjadi kecelakaan, kamu akan mati. Kesimpulannya: kalau kamu makan nanti kamu mati.

Efek domino dari kenyang ini persis seperti apa yang digambarkan oleh kekeliruan lereng licin: dengan asumsi bahwa satu langkah kecil pasti akan membawa pada rangkaian kejadian, seringkali pada hasil yang ekstrim.

Apa sebenarnya kekeliruan lereng licin itu?

Baca Juga: 15 Instansi Pemerintah Sudah Umumkan Jumlah Formasi CPNS 2024, Paling Banyak Kementerian Agama

Itu terjadi ketika seseorang berpendapat bahwa mengambil satu tindakan secara langsung akan menyebabkan serangkaian tindakan yang lebih parah.

Misalnya, menyatakan bahwa tidak mengikut les di sekolah menengah berarti kamu tidak akan masuk ke perguruan tinggi yang bagus, terlalu menyederhanakan proses penerimaan perguruan tinggi yang rumit.

Meskipun les atau bimbel yang ketat dapat meningkatkan kualitas calon mahasiswa, hal tersebut bukanlah satu-satunya penentu penerimaan.

Kekeliruan lereng licin bukan hanya tentang memprediksi hasil; ini tentang asumsi perkembangan pasti dari satu peristiwa ke peristiwa lainnya tanpa bukti kuat.

Baca Juga: Ampuh Hilangkan Stress, Temukan 5 Perbedaan Pada Kedua Gambar Laki-laki dan Mobilnya dalam Tes IQ Berikut Ini

Kekeliruan ini muncul tidak hanya dalam perdebatan namun juga dalam diskusi kebijakan, yang digunakan untuk memperingatkan agar tidak melakukan perubahan dengan menyatakan bahwa perubahan tersebut akan membawa hasil yang tidak diinginkan.

Ada berbagai jenis kekeliruan lereng licin. Salah satu jenisnya, lereng licin kausal, menyatakan bahwa langkah awal yang kecil pasti akan menimbulkan konsekuensi yang lebih besar dan signifikan.

Tipe lainnya, lereng licin preseden, berpendapat bahwa menerima keputusan tertentu sekarang berarti harus menerima keputusan serupa di masa depan, terlepas dari perbedaannya.

Baca Juga: 6 Tanda Seseorang Jatuh Cinta Diam-diam Padamu, Sadari Sekarang!

Yang terakhir, lereng licin konseptual menunjukkan bahwa jika satu skenario diperbolehkan, maka tidak ada alasan logis untuk tidak mengizinkan serangkaian skenario yang semakin ekstrem.

Meskipun argumen-argumen yang bersifat licin kadang-kadang tampak logis, argumen-argumen tersebut sering kali tidak memiliki bukti untuk mendukung asumsi hubungan antar-peristiwa.

Untuk menghindari kekeliruan dalam tulisan atau perdebatanmu, penting untuk memisahkan fakta dari asumsi dan meneliti kemungkinan hasil yang diklaim.

Dengan mengevaluasi argumen secara kritis dan mempertimbangkan perspektif alternatif, kamu dapat memperkuat alasanmu dan menghindari logika yang salah.***

Baca Juga: Tidak Mau Daftar Ulang SNBT 2024 dan Ingin Ikut Seleksi Mandiri Apa Boleh? Pertimbangkan Hal Ini

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Slippery Slope Fallacy
# Kecemasan
# gangguan

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.