AYOJAKARTA.COM - Pernahkah kamu memperhatikan bahwa jika kamu cenderung cemburu, posesif, dan terus-menerus takut ditinggalkan, kamu sering kali tertarik pada pasangan yang menghindar?
Ini mungkin tampak membingungkan, tapi ada alasan psikologis di baliknya menurut psikolog Twelvi Febriana di akun TikToknya @twelvifebrina.
Alasan utamanya adalah dinamika ini sangat menarik dan menantang bagi pikiran bawah sadar.
Orang dengan gaya keterikatan cemas percaya bahwa jika mereka dapat membuat orang yang menghindar mencintai dan memilih mereka, mereka pada akhirnya akan merasa aman.
Hal ini mendorong mereka untuk mengejar, mengontrol, dan mencoba memenangkan hati pasangannya yang menghindar.
Di sisi lain, individu yang menghindar menganggap orang yang cemas agak menarik karena membuat mereka merasa dibutuhkan dan diinginkan.
Namun, mereka bergumul dengan keintiman karena takut kehilangan kemandirian dan harga diri.
Baca Juga: 9 Kebiasaan Kecil yang Harus Dihentikan Kalau Kamu Ingin Hidup Indah Bersama
Mereka menjaga jarak untuk melindungi diri mereka sendiri.
Individu yang cemas sering kali tidak menerima cinta dan dukungan emosional yang konsisten dari pengasuhnya selama masa kanak-kanak, sehingga membuat mereka mendambakan pengakuan.
Sebagai orang dewasa, mereka tertarik pada pasangan yang menghindar karena pasangan tersebut mewakili sesuatu yang familiar dari masa lalu mereka.
Anehnya, rasa sakit karena penolakan terasa familiar, dan pikiran bawah sadar mereka berusaha menyelesaikan urusan yang belum selesai ini dengan mencoba mengubah pasangan yang menghindar.
Baca Juga: Daftar 15 SMK Terbaik di Jawa Timur, Nomor Satu Ada di Malang!
Sebaliknya, individu yang menghindar sering kali dikecewakan oleh orang-orang terdekatnya di masa kanak-kanak dan belajar untuk tidak bergantung pada siapa pun.
Sebagai orang dewasa, mereka merasa tidak nyaman dengan terlalu banyak kedekatan emosional.
Meski begitu, alam bawah sadar mereka tetap ingin menyelesaikan masalah masa lalu dengan mencari cinta dan perasaan dibutuhkan.
Oleh karena itu, mereka tertarik pada pasangan cemas yang melambangkan hubungan masa lalu mereka, meskipun mereka berjuang dengan kerentanan dan keterbukaan penuh.
Intinya, kedua tipe ini secara tidak sadar berusaha menyembuhkan luka masa lalu melalui hubungan mereka, menciptakan dinamika tarik-menarik.
Memahami hal ini dapat membantu individu mengenali pola mereka dan berupaya menuju dinamika hubungan yang lebih sehat.***
Baca Juga: 7 Universitas dengan Daya Tampung Terbanyak, sampai 4 Juta Mahasiswa, Loh!

Share this article
Begini dinamika hubungan antara tipe cuek dan posesif menurut psikologi, apakah kamu termasuk diantaranya?