AYOJAKARTA --Rumah yang bersih tentunya memberikan kenyamanan untuk pemilik rumahnya. Bahkan, bisa juga bebas kuman yang mengandung banyak penyakit. Meskipun begitu, terkadang orang-orang jarang membersihkan permukaan rumah yang sering disentuh.
Akibatnya, penyakit datang karena jarang membersihkan permukaan rumah yang sering disentuh. Maka dari itu, kita simak cara efektifnya sebagai berikut.
-
Persiapkan peralatan yang Dibutuhkan
Untuk membersihkan permukaan rumah yang sering disentuh, persiapkan beberapa peralatan yang penting. Sediakan air sabun dan kain bersih untuk membersihkan permukaan secara menyeluruh. Kemudian, siapkan pembersih tangan atau disinfektan yang efektif untuk membersihkan permukaan yang sulit dijangkau.
Jangan lupa siapkan pembersih lantai bebas kuman yang aman untuk keluarga. Pastikan memiliki sikat atau spons yang cocok untuk membersihkan noda yang membandel.
-
Bersihkan permukaan benda yang sering disentuh
Pada bagian Ini, kamu harus membersihkan kotoran, bakteri, dan virus yang dapat menempel pada permukaan. Contohnya seperti meja, gagang pintu, sakelar lampu, keran, remot TV, tablet, dan ponsel.
Dengan membersihkan permukaan ini secara rutin, kita dapat mengurangi risiko penularan penyakit. Disinfektan juga dapat digunakan untuk membersihkan permukaan jika diperlukan. Sehingga,area seperti lantai bebas kuman berbahaya.
-
Gunakan air sabun dan Kain Bersih
Gunakan air sabun dan kain bersih sebagai cara efektif membersihkan permukaan rumah yang sering disentuh. Sebab, sabun memiliki sifat yang dapat melarutkan dan mengangkat kotoran serta lemak dari permukaan.
Air sabun juga memiliki kemampuan untuk menghancurkan lapisan lemak pada virus dan bakteri. Sehingga, sangat membantu mengurangi risiko penularan penyakit. Bahkan, air sabun juga bisa untuk lantai sehingga lantai bebas kuman.
-
Bersihkan Lantai dengan Pembersih Bebas Kuman
Membersihkan lantai dengan pembersih bebas kuman adalah langkah penting dalam menjaga kebersihan permukaan rumah sering disentuh. Pertama, bersihkan lantai dari debu dan kotoran menggunakan sapu atau vakum.
Selanjutnya, gunakan pembersih bebas kuman yang mengandung bahan aktif seperti alkohol atau klorin. Sehingga, dapat membersihkan lantai secara menyeluruh. Dengan begitu, lantai bebas kuman dan juga bersih.
-
Buat Jadwal Kebersihan
Untuk menghindari penumpukan kotoran, buatlah jadwal kebersihan harian. Rutin menyapu dan membersihkan permukaan yang sering disentuh. Contohnya seperti gagang pintu dan saklar lampu. Hal itu dapat mencegah penyebaran kuman.
Cara menjaga kebersihan rumah akan jadi percuma kalau kamu tidak bekerjasama dengan keluarga dalam kegiatan bersih-bersih. Oleh sebab itu, gotong royong ini juga penting.
-
Rutin Membersihkan tempat Tersembunyi
Bagian Ini melibatkan pembersihan area di bawah perabotan, di belakang peralatan elektronik, dan sudut-sudut ruangan yang sering terlupakan. Debu, kotoran, dan bakteri cenderung menumpuk di tempat-tempat tersebut. Hal tersebut dapat menjadi sumber penyebaran infeksi dan penyakit.
Dengan membersihkan tempat tersembunyi secara rutin, kamu dapat menghilangkan kotoran yang tidak terlihat. Gunakan alat pembersih yang sesuai, seperti penyedot debu atau kain lembab. Pastikan untuk membersihkan area tersebut secara menyeluruh setidaknya sekali seminggu.
-
Atur Prioritas Ruangan
Atur prioritas ruangan adalah strategi efektif untuk membersihkan permukaan rumah yang sering disentuh dengan lebih efisien. Mulailah dengan ruangan yang paling sering digunakan oleh anggota keluarga. Contohnya seperti ruang tamu, dapur, atau kamar mandi.
Fokuskan pada area-area yang memiliki kontak langsung dengan tangan, seperti meja makan, countertop dapur, dan gagang pintu. Selanjutnya, prioritaskan ruangan-ruangan yang sering dikunjungi tamu atau memiliki risiko penularan yang lebih tinggi. Misalnya seperti area masuk atau kamar mandi tamu.
Dengan mengatur prioritas ruangan, kamu dapat memastikan bahwa waktu dan energi terfokus pada area yang paling membutuhkan perhatian.
Share this article
Rumah yang bersih tentunya memberikan kenyamanan untuk pemilik rumahnya. Bahkan, bisa juga bebas kuman yang mengandung banyak penyakit. Mesk