AYOJAKARTA.COM — Setiap tahun saat Idul Fitri tiba, tradisi saling mengucapkan "minal aidin wal faidzin" menjadi hal yang umum di kalangan umat Muslim di Indonesia.
Namun, tak jarang beberapa orang merasa bingung tentang bagaimana seharusnya merespons ucapan tersebut.
"Minal aidin wal faidzin" merupakan ucapan yang penuh dengan doa dan harapan baik.
Dikutip dari NU Online, arti harfiahnya adalah "termasuk dari orang-orang yang kembali (ke fitrah) sebagai orang yang menang".
Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Palu, Sulawesi Tengah KH Zainal Abidin mengatakan, halal bil halal dan "minal aidin wal faidzin" hanya tradisi di Indonesia.
Baca Juga: 5 Jawaban Balasan Ucapan Idul Fitri kepada Teman dan Keluarga
"Tradisi 'halal bil halal' tidak dikenal di dunia termasuk di Arab Saudi. Hanya orang Indonesia yang menemukan dan mentradisikan kegiatan itu," kata Zainal Abidin dalam ceramahnya, dikutip pada Rabu, 10 April 2024.
Oleh karena itu, jawaban yang umumnya diberikan adalah "Wa antum faidzin" yang berarti "dan semoga Anda juga termasuk di antara orang-orang yang kembali dengan kebaikan".
Namun, tak hanya itu saja. Dikutip dari Republika, terdapat variasi dalam merespons ucapan tersebut seperti "Aamiin" atau "Barakallahu fiik" juga dianggap sesuai.
Hal ini disebabkan karena kedua jawaban tersebut mengandung doa yang baik dan umum, tanpa terikat pada konteks khusus.
Baca Juga: Ucapan Idul Fitri Ala Anak Hukum, Unik dan Anti Mainstream!
Tidak hanya memberikan jawaban, namun sikap yang diperlihatkan juga sangat penting.
Menjawab dengan senyum dan memberikan doa yang tulus bagi orang yang memberikan ucapan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan sikap saling menghargai yang sangat diapresiasi.***

Share this article
Tradisi saling mengucapkan "Minal aidin wal faidzin" menjadi hal yang umum di kalangan umat Muslim di Indonesia.