AYOJAKARTA.COM - Satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 2024, Priya Prayogha Pratama yang dikenal sebagai Babe Cabita menghembuskan napas terakhirnya.
Babe Cabita sempat dirawat di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan karena penyakit autoimun langka anemia aplastik.
Dilansir dari web Mayo Clinic, anemia aplastik adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tubuh berhenti memproduksi cukup sel darah baru.
Kondisi ini membuat penderita merasa lelah dan lebih rentan terhadap infeksi serta pendarahan yang tidak terkontrol.
Baca Juga: 9 Sunnah Hari Raya Idul Fitri Sebelum dan Setelah Sholat Ied
Anemia aplastik dapat berkembang pada usia berapa pun. Penyakit ini bisa menyerang secara tiba-tiba, atau terjadi secara bertahap dan terus memburuk seiring berjalannya waktu.
Perawatan untuk anemia aplastik termasuk obat-obatan, transfusi darah atau transplantasi sel induk, yang juga dikenal sebagai transplantasi sumsum tulang.
Gejala
Menurut web Mayo Clinic, anemia aplastik tidak memiliki gejala khusus. Namun terdapat tanda-tanda umum seperti:
- Kelelahan
- Sesak napas
- Detak jantung cepat atau tidak teratur
- Kulit pucat
Baca Juga: 6 Instansi yang Bisa Dilamar untuk Pelamar CPNS 2024 Lulusan S1 Akuntansi, Ada Tujuanmu?
- Infeksi yang sering atau berkepanjangan
- Memar tanpa sebab tertentu
- Mimisan dan gusi berdarah
- Pendarahan berkepanjangan akibat luka
- Ruam kulit
- Pusing
- Sakit kepala
- Demam
Penyebab
Pada tubuh manusia, sel induk di sumsum tulang berfungsi untuk memproduksi sel darah: sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.
Pada anemia aplastik, sel induk tersebut rusak. Hal ini menyebabkan sumsum tulang menjadi aplastik (kosong) atau hanya mengandung sedikit sekali sel darah.
Penyebab umum anemia aplastik adalah autoimun atau sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel induk di sumsum tulang.
Faktor risiko
Faktor-faktor yang bisa meningkatkan risiko anemia aplastik antara lain:
- Kemoterapi untuk kanker
- Paparan bahan kimia beracun
- Penggunaan beberapa obat resep – seperti kloramfenikol, yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri, dan senyawa emas yang digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis
- Kelainan autoimun, infeksi serius, dan penyakit darah tertentu
- Kehamilan (jarang terjadi)
Pencegahan
Tidak ada pencegahan untuk sebagian besar kasus anemia aplastik.
Namun, menghindari paparan herbisida, insektisida, pelarut organik, dan bahan kimia beracun lainnya berperan dalam menurunkan risiko anemia aplastik.***

Share this article
Mengenal apa itu penyakit Anemia Aplastik yang diderita almarhum komika senior, Babe Cabita. Simak penjelasannya berikut ini.