AYOJAKARTA.COM - Pernahkah mengamati seseorang dan secara tidak sadar membuat asumsi tentang kepribadian mereka berdasarkan bentuk tubuhnya?
Penelitian psikologis menunjukkan bahwa hal ini merupakan fenomena yang umum terjadi.
Kita cenderung mengaitkan ciri-ciri kepribadian tertentu dengan bentuk tubuh yang berbeda, meskipun asosiasi ini tidak selalu akurat.
Berikut ini ulasannya dikutip ayojakarta.com dari neurosciencenews.com, Jumat (5/4/2024).
Baca Juga: 3 Tipe Kepribadian Wanita dari Jenis Rambut, Kamu yang Lurus atau Bergelombang?
Stereotip Bentuk Tubuh
Para peneliti menemukan bahwa orang menyimpulkan berbagai macam ciri kepribadian berdasarkan ciri fisik.
Misalnya, orang dengan tubuh yang lebih berat dikaitkan dengan sifat negatif seperti malas dan ceroboh, sedangkan orang dengan tubuh yang lebih ringan dikaitkan dengan sifat positif seperti kepercayaan diri dan antusiasme.
Tubuh feminin klasik atau berbentuk buah pir dan tubuh maskulin klasik atau berbahu lebar dianggap memiliki sifat aktif seperti suka bertengkar, ekstrovert dan mudah tersinggung.
Di sisi lain, badan persegi panjang dikaitkan dengan sifat yang relatif pasif seperti dapat dipercaya, pemalu, dapat diandalkan dan hangat.
Baca Juga: Tes Psikologi: Gambar yang Pertama Kamu Lihat Ungkap Ketakutan Terpendam dalam Dirimu!
Metodologi Penelitian
Sebuah penelitian menarik dilakukan untuk menguji hubungan antara bentuk tubuh dan persepsi kepribadian.
Para peneliti membuat 140 model tubuh realistis terdiri dari 70 perempuan dan 70 laki-laki menggunakan data dari pemindaian laser pada tubuh manusia sebenarnya.
Peserta penelitian kemudian diminta melihat model-model ini dari sudut yang berbeda dan menunjukkan apakah kata-kata sifat tertentu dapat diterapkan pada setiap tubuh.
Kata-kata sifat tersebut mencerminkan dimensi lima besar ciri kepribadian termasuk sifat positif dan negatif.
Asosiasi dengan Bentuk Tubuh
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta secara konsisten mengaitkan ciri-ciri tertentu dengan tipe tubuh tertentu. Contohnya:
- Tubuh yang lebih berat: Malas, ceroboh, pasif.
- Tubuh yang lebih ringan: Percaya diri, antusias, energik.
- Tubuh feminin klasik (berbentuk buah pir): Ramah, ekspresif, mudah bergaul.
- Tubuh maskulin klasik (berbahu lebar): Suka bertengkar, ekstrovert, mudah tersinggung.
- Tubuh persegi panjang: Dapat dipercaya, pemalu, dapat diandalkan, hangat.
Baca Juga: Psikologi di Balik Wanita yang Sering Bilang 'Terserah', Ternyata Ini Maksudnya
Bayangkan kamu bertemu seseorang dengan tubuh berbentuk buah pir.
Kamu mungkin secara tidak sadar berasumsi bahwa mereka ramah dan ekspresif.
Di sisi lain, jika bertemu seseorang dengan tubuh yang lebih persegi, kamu mungkin menganggap mereka dapat dipercaya dan dapat diandalkan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi kita tentang ciri-ciri kepribadian dipengaruhi bentuk tubuh, meskipun asosiasi ini mungkin tidak selalu akurat.
Penting mengenali dan menantang bias-bias ini untuk membentuk penilaian yang lebih bernuansa mengenai orang lain.***

Share this article
Benarkah ada hubungannya antara bentuk tubuh dan kepribadian seseorang? simak hasil penelitiannya di sini!