6 Kebiasaan Ini Tunjukkan Kamu Pasangan Suportif, Demi Langgengnya Hubungan Wajib Dipertahankan

6 Kebiasaan Ini Tunjukkan Kamu Pasangan Suportif, Demi Langgengnya Hubungan Wajib Dipertahankan
6 Kebiasaan Ini Tunjukkan Kamu Pasangan Suportif, Demi Langgengnya Hubungan Wajib Dipertahankan

AYOJAKARTA.COM -- Hubungan romantis dan langgeng membutuhkan usaha. Salah satu elemen utama untuk dikembangkan adalah kemampuan untuk mendukung dan menawarkan tempat yang aman bagi pasangan.

Meski jarang disadari, pasangan yang benar-benar suportif akan mendukung dan akan berupaya membuat hubungan itu berhasil dan langgeng.

Dikutip Make Me Better, berikut kebiasaan yang menunjukan bahwa kamu dan pasangan kamu benar-benar suportif dan saling membantu tumbuh dan berkembang.

Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah yang Mahasiswanya Paling Banyak Drop Out

1. Memahami sebelum menentang
Kebiasaan atau langkah pertama adalah benar-benar meluangkan waktu untuk memahami pasangan dan mendengarkan apa yang dikatakan sebelum bereaksi dan terutama sebelum mengatakan tidak.

Seringkali, kita hanya mengikuti asumsi yang kita miliki dan bereaksi sesuai dengan itu, jadi penting untuk terlebih dahulu benar-benar membuka diri terhadap apa yang dikatakan orang lain tanpa menilai dan baru kemudian bereaksi.

Keterampilan seperti mendengarkan secara aktif ketika kita memberikan perhatian penuh pada apa yang mereka katakan dan meluangkan waktu untuk memahami apa yang mereka maksud.

2. Bersedia melakukan penyesuaian kecil
sebagai pasangan yang saling suportif, kamu dan pasanganmu harus mau berkompromi, dan cara terbaik untuk memulai adalah dengan hal-hal kecil yang penting bagi pasangan.

Baca Juga: Ada Apa dengan Minyak Telon yang Viral di TikTok? Ternyata Bocah SMP yang Bikin Geleng-Geleng

Anda tidak harus mengubah setiap aspek perilaku, tetapi jika Anda dapat menghilangkan gangguan kecil, itu dapat membuat perbedaan besar bagi pasangan Anda.

Fokus pada hal-hal yang menyebabkan sebagian besar masalah dan itu tidak terlalu berarti bagi Anda. Meskipun mungkin membutuhkan sedikit usaha, itu adalah sesuatu yang pasti akan dihargai dan dikenali oleh pasangan.

3. berbicara setiap kali ada sesuatu yang mengganggu 
Tampaknya masuk akal untuk menyembunyikan apa pun yang mengganggu. Lagipula, ini mungkin terasa seperti cara menjaga keharmonisan. Namun, ketika hal-hal ini tetap tidak terselesaikan, mereka cenderung membangun kebencian yang pada akhirnya menghasilkan konflik yang lebih besar.

Bagian penting dari hubungan yang suportif adalah bersikap jujur dan terbuka, mampu berkomunikasi dengan cara yang penuh hormat ketika ada sesuatu yang mengganggu dan terbuka terhadap pasangan yang melakukan hal yang sama.

Baca Juga: Libur Nasional Hari Kemerdekaan RI ke-78 Bisa Libur sampai 5 Hari

Ini membantu Anda dan pasangan mengatasi masalah sebelum menjadi terlalu besar dan juga membangun proses komunikasi dua arah yang nyaman yang memungkinkan Anda mengatasi masalah besar dan kecil saat terjadi.

4. Menghindari konfrontasi publik
Sangat tidak nyaman mengetahui rahasia pertengkaran pasangan atau kritik satu sama lain. Juga bisa memalukan bagi pasangan jika kesalahan atau masalahnya ditangani di depan orang lain. Jika berbicara, sebaiknya lakukan saat hanya berdua dan kalian berdua siap untuk percakapan.

Melakukannya di depan umum dapat membuat semua yang terlibat merasa tidak nyaman dan membuat orang tersebut lebih defensif, karena terasa seperti serangan terhadap mereka.

Penting untuk menunjukkan masalah apa pun, tetapi melakukannya di depan orang lain tidak mungkin produktif dan membuat Anda lebih berkonflik dengan pasangan. Tunggu sampai kamu sendirian.

Baca Juga: 6 Jurusan Kuliah Mudah untuk Kerja di BUMN, Gaji dan Karir Menjanjikan

5. Mengambil inisiatif
Suatu hubungan didasarkan pada memberi dan menerima, tetapi jika sebagian besar setuju dengan keseimbangan ini, tidak ada gunanya terlalu memperhatikan bagaimana Anda memberi dan bagaimana Anda menerima. Jangan berpikir bahwa Anda selalu melakukan sesuatu, karena hal itu dapat menimbulkan kebencian terhadap pasangan Anda.

Jika Anda memulai, orang lain pasti akan mengikuti, tetapi jika Anda memilih untuk menunggu sampai mereka melakukan sesuatu, Anda bisa menunggu lama. Anda memiliki kekuatan untuk membuat perubahan yang efektif dan positif dalam hubungan, manfaatkan itu, dan pasangan Anda dapat mengikuti petunjuk Anda saat Anda memberi contoh.

6. Menanyakan dukungan seperti apa yang dibutuhkan pasangan
Beberapa orang memberikan nasihat yang bagus, yang lain pandai memecahkan masalah. Namun terkadang, kita membutuhkan hal lain dari pasangan kita.

Tanyakan kepada mereka apa yang mereka inginkan dan bagaimana Anda dapat mendukung mereka dalam situasi tersebut, dan kemudian patuhi apa yang mereka katakan. Ini dapat membantu Anda menjadi lebih mendukung dengan cara yang benar-benar membantu orang tersebut dan memberikan apa yang mereka butuhkan.

Baca Juga: Sukses dalam Karier Musik, Ternyata Duta Sheila on 7 Pernah Kuliah di UGM

Berkomunikasi secara terbuka tentang kebutuhan Anda sendiri dan tanggap terhadap apa yang diminta pasangan, yang membantu menciptakan timbal balik. Berbagai jenis dukungan diperlukan pada waktu yang berbeda, mulai dari kata-kata penyemangat, bantuan untuk tugas, solusi, saran, dan sebagainya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# suportif
# langgeng
# pasangan
# hubungan

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.