AYOJAKARTA.COM – Sahabat, kekasih, pasangan hidup adalah contoh-contoh dari bentuk hubungan atau relasi sosial yang terjadi antara pribadi.
Ketika seseorang menjalin hubungan atau relasi, harapan dan kepercayaan kepada pasangan cenderung diberikan sebagai bukti kesetiaan.
Namun dalam kenyataan, hubungan atau relasi sosial yang sedang dibangun justru berakhir dengan kekecewaan dan penghianatan.
Agar rasa sakit akibat dari kekecewaan yang dirasakan tidak terlalu menyakiti hati dan pikiran, mengenali batasan menjadi sangat penting untuk dilakukan.
Baca Juga: Jangan Khawatir, 5 Cara Ini Bisa Kamu Lakukan untuk Kurangi Rasa Insecure dan Tidak Percaya Diri
Dengan mengenal batasan diri dan batasan orang lain, maka hubungan yang sehat bisa terjalin dengan erat dan terhindari dari hubungan yang toxic.
Membatasi diri dari orang-orang atau pasangan yang memiliki karakter beracun bukanlah sebuah tanda kebencian, tetapi bentuk kecintaan terhadap diri sendiri.
Sebab, berhubungan dengan orang-orang toxic akan sangat menguras energi, mengubur potensi dan membuang-buang waktu.
Diiulas kanal YouTube BERILMU, orang toxic adalah orang akan mengikis habis suasana optimis, mereka memiliki ciri suka mengeluh, berfikir negatif dan pesimis.
Tidak bisa bersikap dan berkata jujur sehingga tidak bisa dipercaya merupakan ciri atau tanda orang berkarakter toxic.
Dalam sebuah hubungan berbagi rasa, cerita dan segala pengalaman merupakan sebuah kebutuhan, tapi semua itu hanya angan jika tidak ada kejujuran.
Orang toxic juga memiliki tanda selalu merasa paling benar dan enggan untuk bersikap terbuka, selalu ada rahasia dan memaksakan keinginan.
Jika terjadi perbedaan sudut pandang, orang toxic tidak segan-segan mengancam untuk mengakhiri hubungan daripada mencari penyelesaian.
Ciri lain orang toxic adalah tidak ada timbal balik atau selalu ingin dijadikan prioritas dan enggan untuk memahami situasi orang terdekatnya.
Berada di dekat orang yang karakternya beracun, akan membuat kebahagiaan menjadi sesuatu yang sukar untuk dirasakan.
Orang toxic juga akan mengubah pribadi seseorang yang awalnya menarik, menjadi tidak baik atau bahkan menjadi buruk.
Memikirkan diri sendiri dan tidak peduli dengan gagasan, pendapat, atau prinsip orang di dekatnya, merupakan ciri lain dari orang toxic.
Baca Juga: Sandiaga Uno Belum Bisa Memastikan Diri Berlabuh Ke PPP Atau PKS : Saya Tidak Ingin Cari Kekuasaan!
Ciri lain dari karakter orang toxic adalah selalu ingin memegang kendali, dan cenderung untuk menentukan apa yang menjadi pilihan.
Selain kesembilan ciri tersebut, orang dengan karakter beracun selalu punya alasan untuk memanfaatkan kebaikan dan kemurahan hati orang lain.
Orang toxic akan selalu mencari cara dan memutar fakta, agar apa yang menjadi keinginannya terpenuhi tanpa peduli orang lain.***

Share this article
Dengan mengenal batasan diri dan batasan orang lain, hubungan yang sehat bisa terjalin dengan erat dan terhindari dari hubungan yang toxic.