3 Ramuan Alami yang Bisa Mengatasi Menstruasi Tidak Lancar, Sudah Coba?

Foto ilustrasi nyeri perut saat menstruasi
Foto ilustrasi nyeri perut saat menstruasi

AYOJAKARTA.COM -- Menstruasi merupakan fase normal yang dialami wanita setiap bulannya.

Sebagian wanita, ketika menstruasi akan merasakan beberapa gejala seperti kram perut, mual hingga rasa nyeri di sekitar perut.

Tapi ada juga sebagian wanita yang tidak mengalami rasa nyeri ketika menstruasi.

Bagi wanita yang merasakan nyeri menstruasi berlebihan, ada beberapa ramuan alami yang bisa membantu meredakan nyeri dan juga memperlancar menstruasi.

Lantas ramuan alami apa yang bisa mengurangi rasa nyeri dan memperlancar menstruasi?

Dikutip ayojakarta.com dari Yoursay.id pada Selasa (21/11/2023), berikut tiga ramuan alami yang bisa meredakan nyeri dan memperlancar menstruasi.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Kurang Didengar Ketika Kecil, Apa Saja? Cari Tahu di Sini!

1. Air rebusan kayu manis dan madu

Ramuan alami pertama yang bisa meredakan rasa nyeri dan memperlancar haid yaitu air rebusan kayu manis dan madu.

Kayu manis merupakan salah satu tanaman herbal yang dipercaya secara turun-temurun bisa melancarkan proses keluarnya darah ketika menstruasi.

Kandungan senyawa pada kayu manis diyakini bisa meredakan rasa nyeri dan memperlancar darah yang keluar ketika menstruasi.

Tak hanya itu, adanya campuran madu bisa membantu menyehatkan wanita yang sedang menstruasi.

Caranya cukup dengan merebus kayu manis dan campurkan dengan satu sendok madu, kemudian ramuan alami ini selagi masih hangat.

Baca Juga: 8 Rahasia Panjang Umur dan Awet Muda Suku Hunza yang Bisa Berusia Hingga 160 Tahun, Ternyata Minum Ramuan Ini

2. Rebusan kunyit

Ramuan alami kedua yang bisa meredakan rasa nyeri dan memperlancar menstruasi yaitu air rebusan kunyit.

Sudah sejak lama kunyit dijadikan sebagai ramuan alami yang bisa memperlancar proses menstruasi pada wanita.

Kandungan senyawa pada kunyit yang bersifat antipasmodik pada tubuh diyakini bisa memperlebar rahim dan membuat menstruasi lebih lancar.

Caranya cukup dengan merebus kunyit yang telah dikupas dengan tiga gelas air.

Air rebusan lalu dicampur sedikit madu agar lebih manis.

Minum ramuan alami ini segelas sehari hingga rasa nyeri berkurang.

Baca Juga: Tampil Awet Muda Tidaklah Harus Mahal, Cukup Konsumsi Ramuan Murah Meriah Ini Dua Kali Sehari

3. Air jahe

Salah satu ramuan alami yang bisa mengurangi rasa nyeri dan memperlancar proses menstruasi yaitu air rebusan jahe.

Air sari jahe dipercaya bisa mengurangi rasa nyeri ketika menstruasi.

Hal ini karena efek terapeutik pada jahe yang bisa meredakan rasa nyeri ketika menstruasi.

Selain itu, air jahe juga bisa membantu merangsang area rahim agar darah yang keluar menjadi lancar.

Caranya hanya dengan merebus jahe dan minum saat pagi hari atau bisa juga dicampur dengan teh tawar untuk menghilangkan rasa kembung di sekitar perut.

Demikian informasi mengenai tiga ramuan alami yang bisa membantu mengurangi rasa nyeri dan memperlancar menstruasi, semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Menstruasi
# ramuan
# Kayu manis
# kunyit
# Rebusan
# jahe
# madu
# air

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.