9 Etika Meminjam Barang Agar Tetap Disegani Orang Lain, Sudahkah Kamu Melakukannya?

Ilustrasi Meminjam Barang
Ilustrasi Meminjam Barang

AYOJAKARTA.COM -- Pernahkah kamu meminjam barang orang lain?

Ya, kegiatan meminjam barang ini merupakan hal wajar dan biasa terjadi.

Tapi, sudahkah kamu mengetahui etika yang harus kamu miliki dalam meminjam barang?

Etika dalam meminjam barang ini dibutuhkan agar kamu tetap disegani orang lain.

Baca Juga: 5 Cara Berkelas Menghadapi Orang yang Sering Meremehkan Dirimu

Jangan sampai kamu melupakan etika dalam meminjam barang yang bisa membuat orang lain tak lagi percaya padamu dan merasa kecewa.

Lalu, apa saja etika dalam meminjam barang yang harus diketahui agar tetap disegani dan dikenal sebagai peminjam yang baik?

Dikutip ayojakarta.com dari Instagram @makincerdas_ pada Selasa (5/12/2023), berikut sembilan etika dalam meminjam barang yang harus diketahui agar disegani dan dikenal sebagai peminjam yang baik.

Baca Juga: 7 Etika Dasar yang Seharusnya Dilakukan Semua Orang, Mengucapkan Tolong hingga Tahu Diri

1. Meminta izin

Etika dalam meminjam barang agar kamu tetap disegani orang lain yaitu meminta izin terlebih dahulu sebelum menggunakan.

Dalam meminta izin sampaikan juga maksudmu dengan baik dan sopan serta berikan alasan mengapa kamu membutuhkan barang tersebut.

Meminta izin ini jangan sampai kamu lewatkan dalam meminjam barang orang lain, agar kamu tetap disegani dan dianggap sebagai peminjam yang baik.

Baca Juga: 6 Etika Berbicara dan Mendengarkan yang Harus Kamu Ketahui, Apa Saja?

2. Tahu kondisi dan situasi

Etika dalam meminjam barang agar kamu tetap disegani orang lain yang kedua yaitu tahu kondisi dan situasi sebelum meminjam barang.

Jangan sampai kamu meminjam barang ketika barang tersebut masih digunakan atau dibutuhkan oleh si pemilik.

Ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu kondisi dan situasinya seperti apa agar kamu tak mendahului kebutuhan pemilik.

Baca Juga: Mahasiswa Merapat! 5 Etika ini Wajib Diketahui Saat Kuliah Online

3. Tidak memaksa

Etika dalam meminjam barang yang selanjutnya agar kamu disegani orang lain yaitu tak memaksa pinjam saat tak diizinkan.

Ketika sudah menyampaikan keinginanmu dan pemilik barang tak bisa meminjamkannya padamu, maka kamu tak boleh memaksa.

Memaksa sang pemilik hanya akan membuatnya marah dan hubunganmu dengannya menjadi rusak.

Jadi jangan sampai memaksa ya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Punya atau Ada, Ini 5 Etika Keuangan yang Perlu Diterapkan di Dalam Membina Rumah Tangga

4. Tahu diri

Salah satu etika dalam meminjam barang yang harus diketahui agar kamu tetap disegani orang lain yaitu tahu diri dalam meminjam barang.

Jangan gunakan barang semaunya sendiri seolah-olah itu milikmu, sadari bahwa barang tersebut bukan milikmu dan kamu hanya meminjam jadi gunakan seperlunya serta secukupnya.

Kamu juga bisa mengisi bensin saat meminjam motor milik orang lain.

Baca Juga: Etika dan Alur Berpesan kepada Guru atau Dosen saat Belajar via Daring, Yuk Simak!

5. Rawat dan jaga barang yang dipinjam

Merawat dan menjaga barang yang dipinjam menjadi salah satu etika yang harus kamu ketahui ketika meminjam barang agar tetap disegani orang lain.

Jaga barang tersebut baik-baik, usahakan tidak kotor, rusak hingga hilang.

Dengan menjaga dan merawat barang yang dipinjam, kamu akan dikenal sebagai orang yang amanah dan bisa dipercaya.

Baca Juga: Ini 11 Etika saat Berbelanja di Supermarket

6. Bertanggung jawab

Salah satu etika dalam meminjam barang yang harus diketahui agar tetap disegani orang lain yaitu bertanggung jawab terhadap barang yang dipinjam.

Jika secara sengaja maupun tidak merusak atau menghilangkan barang yang dipinjam maka bertanggung jawablah terhadap barang tersebut.

Kamu bisa menggantinya dengan yang baru atau bisa menggantinya dengan uang dengan nominal yang sama dengan harga barang.

Jangan malah lepas tangan ketika mengembalikan barang dalam keadaan rusak atau bahkan hilang.

Baca Juga: Menghindari Runyam Karena Pinjaman Online yang Mencekam, Perhatikan Enam hal ini Sebelum Memutuskan Meminjam

7. Mengembalikan tepat waktu

Mengembalikan tepat waktu menjadi salah satu etika meminjam barang agar tetap disegani orang lain.

Usahakan mengembalikan barang yang dipinjam dengan tepat waktu, hal ini karena kita tak tahu kapan barang tersebut akan dibutuhkan si pemilik.

Jadi usahakan tepat waktu dalam mengembalikan barang, jangan sampai si pemilik yang justru meminta barangnya kembali.

Baca Juga: Tidak Meminjam Pinjol Tetapi Ditagih dan Diteror DC? Tetap Tenang dan Cepat Lakukan Hal Ini!

8. Memberi kabar

Memberi kabar menjadi salah satu etika dalam meminjam barang yang harus diketahui agar tetap disegani orang lain.

Jika belum bisa mengembalikannya tepat waktu, sebaiknya kamu memberi kabar kepada si pemilik barang.

Hal ini agar si pemilik barang tak menunggu atau mengharapkan barangnya dikembalikan tepat waktu.

Baca Juga: 6 Tips Aman dari OJK saat Meminjam Uang di Pinjol, Pahami Sebelum Mengajukan Pinjaman

9. Mengucapkan terima kasih

Etika dalam meminjam barang yang terakhir agar tetap disegani orang lain yaitu mengucapkan terima kasih setelah meminjam.

Hal ini sebagai sopan santun dan bentuk kamu menghargai mereka.

Jangan sampai menjadi orang yang tak tahu berterima kasih.

Itulah sembilan etika dalam meminjam barang agar tetap disegani orang lain, semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# meminjam barang
# tahu diri
# memaksa
# Terima kasih
# disegani
# bertanggung jawab
# etika
# Izin

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.