7 Kebiasaan Berbahaya yang Sering Dilakukan, Salah Satunya Sikat Gigi Setelah Makan

Ya, ternyata ada loh kebiasaan sehari-hari yang sering dilakukan tapi ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Ya, ternyata ada loh kebiasaan sehari-hari yang sering dilakukan tapi ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh.

AYOJAKARTA.COM -- Setiap orang pasti memiliki kebiasaan masing-masing. Namun, banyak yang tidak mengetahui bahwa beberapa kebiasaan yang sering dilakukan ternyata bisa mengundang bahaya.

Ya, ternyata ada loh kebiasaan sehari-hari yang sering dilakukan tapi ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Kebanyakan orang seringkali tidak menyadari jika kebiasaan yang mereka lakukan tersebut bisa berbahaya, salah satunya yaitu meniup makanan yang masih panas.

Baca Juga: Pencairan BLT El Nino Akan Dipercepat Melihat SIKS-NG dan Cek Bansos, Inilah Jadwal Pencairannya

Lalu, apa saja sih kebiasaan berbahaya yang masih sering dilakukan?

Dikutip dari akun Instagram @sehatyuks.id, berikut ini 6 kebiasaan berbahaya yang masih sering dilakukan.

1. Menepuk punggung saat tersedak

Kebiasaan berbahaya pertama yang masih sering dilakukan yaitu menepuk punggung saat sedang tersedak.

Sebagian orang ketika melihat orang sedang tersedak akan menepuk-nepuk punggung orang tersebut untuk meringankannya.

Namun ternyata cara tersebut tidaklah tepat, menepuk-nepuk punggung orang yang tersedak justru akan membuat benda yang menyangkut akan tergelincir ke bawah.

Baca Juga: RESMI TERBIT! Daftar Jabatan Pelaksana yang Bisa Diisi Lulusan SLTA Sederajat untuk CPNS 2024

Sebaiknya, condongkan tubuh orang yang tersedak ke depan hingga mereka batuk, jika tidak berhasil berikan pukulan ringan pada tulang belikat.

Tapi, pastikan sebelumnya orang tersebut sudah mencondongkan tubuhnya ke arah depan.

 

2. Mengompres memar dengan es

Kebiasaan berbahaya kedua yang masih sering dilakukan yaitu mengompres memar dengan es.

Kulit manusia sangatlah sensitif, jika mengompres memar dengan es maka akan mengurangi aliran darah dan memperlambat penyembuhan.

Yang lebih parahnya lagi bisa menyebabkan radang dingin. Jadi sebaiknya saat mengompres bungkus es dengan handuk atau kain.

Kompres pada area yang memar setelah trauma, namun selama pengompresan tidak boleh lebih dari 10 menit.

3. Mengisi ulang botol plastik

Kebiasaan berbahaya selanjutnya yang masih sering dilakukan yaitu dengan mengisi ulang botol plastik.

Botol plastik mengandung bahan kimia yang dinamakan BPA. Zat ini bisa larut dalam air dan menumbuhkan bakteri di celah-celah botol.

Selain itu, bakteri ini juga mampu mempengaruhi kesuburan dan bisa memicu kanker.Sebaiknya lakukan daur ulang pada botol plastik setelah isinya habis dan jangan mengisi kembali dengan minuman lainnya.

4. Menyikat gigi setelah makan

Salah satu kebiasaan berbahaya yang masih sering dilakukan yaitu dengan menyikat gigi setelah makan.

Kebiasaan ini terbukti bisa merusak enamel atau lapisan pelindung gigi. Waktu yang tepat untuk menykat gigi yaitu di pagi hari sebelum sarapan dan malam sebelum tidur.

Baca Juga: WASPADA! Daftar Wilayah Perairan Indonesia yang Diprediksi Akan Terjadi Gelombang Sedang hingga Tinggi pada 24-25 Januari 2024

Alih-alih menggosok gigi, sebaiknya lakukan kumur-kumur setelah makan untuk menghilangkan bau tidak sedap dan tunggu 40 menit baru bisa menggosok gigi.

 

5. Meniup makanan panas

Meniup makanan panas menjadi salah satu kebiasaan berbahaya yang masih sering dilakukan.

Meniup makanan panas dengan mulut bisa menularkan bakteri yang bisa menyebabkan gigi berlubang da menyerang daya tahan tubuh.

Sebaiknya jangan makan makanan dan minuman panas dan lebih baik untuk menunggu agar makanan dan minuman itu dingin.

6. Menghisap racun gigitan ular

Kebiasaan berbahaya yang terakhir dan masih sering dilakukan yaitu menghisap racun ular.

Sebagian orang biasanya akan menghisap gigitan ular untuk mengeluarkan racunnya. Hal ini dipercaya bahwa cara tersebut bisa mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Namun ternyata, menurut penelitian menyebutkan bahwa cara tersebut adalah salah. Cara yang benar yaitu dengan membiarkan korban agar bisanya tidak menyebar dan segera mencari bantuan medis.

Baca Juga: Top 10 Kota dengan Kekayaan Kuliner Terbaik di Indonesia, Cocok Nih Jadi Referensi Liburanmu!

Itulah tadi informasi mengenai 6 kebiasaan berbahaya yang masih sering dilakukan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# meniup makanan
# Kebiasaan
# kesehatan
# berbahaya

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.