AYOJAKARTA.COM – Fobia spesifik adalah ketakutan yang intens terhadap suatu objek atau situasi.
Fobia bukan hanya ketakutan yang ekstrem, fobia adalah ketakutan yang tidak rasional.
Fobia berarti bahwa perasaan cemas lebih besar daripada bahaya sebenarnya yang ditimbulkan oleh objek atau situasi tersebut.
Misalnya, kamu takut ketinggian, kamu mungkin akan merasa sangat cemas atau panik jika naik ke lantai 50 sebuah gedung.
Hal ini merupakan jenis ketakutan tidak rasional, karena gedung tersebut memiliki beberapa langkah keamanan untuk membuat kamu tetap aman.
Gejala-gejala Fobia Spesifik
Jika kamu memiliki fobia spesifik, kamu mungkin menyadari bahwa ketakutan kamu tidak rasional.
Namun, menghadapi atau bahkan berpikir untuk menghadapi objek atau situasi tersebut dapat menimbulkan serangan panik atau kecemasan hebat.
Gejala-gejala fobia spesifik biasanya pertama kali muncul pada masa remaja atau dewasa.
Rata-rata usia munculnya fobia ini adalah pada usia 7 tahun.
Ketakutan anak-anak sering kali hilang dengan sendirinya, tetapi pada beberapa orang, ketakutan tersebut bertahan hingga dewasa.
Tanpa pengobatan, gejala-gejala tersebut dapat bertahan selama bertahun-tahun atau puluhan tahun. Gejala yang dirasakan dapat berkisar dari ringan hingga berat.
Seberapa sering gejala-gejala tersebut muncul sebagian tergantung pada seberapa sering kamu bertemu dengan objek atau situasi yang ditakuti.
Bahkan jika pertemuan jarang terjadi, antisipasi terhadap peristiwa ini dapat memicu respon cemas.
Seperti halnya gangguan kecemasan lainnya, gejala fobia spesifik dapat berupa fisik dan psikologis.
Gejala Fisik
Pada orang dengan fobia, melihat atau memikirkan objek atau situasi yang ditakuti akan mengaktifkan sistem pertahanan tubuh, yang dikenal sebagai respon melawan atau lari.
Ini adalah respon alami pada manusia dan hewan. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan tubuh menghadapi bahaya.
Baca Juga: Bagaimana Cara Mengenali Psikopat? Simak Baik-baik Ulasan Berikut Agar Kamu Paham
Respon ini dipicu ketika tubuh berpikir bahwa ia mendeteksi adanya ancaman.
Gejala fisik secara umum yang terkait dengan fobia spesifik adalah:
- Jantung berdebar-debar
- Berkeringat
- Gemetar
- Menggigil atau muka memerah
- Sesak napas atau merasa tercekik
- Nyeri dada atau ketidaknyamanan
- Merasa mual
- Pusing
- Merasa pusing
- Pingsan
Sedangkan pada anak-anak mereka dapat mengekspresikan kecemasan mereka secara berebda dari orang dewasa dengan perilaku yang meliputi:
Baca Juga: 10 Kampus Terbaik Bidang Teknik versi THE WUR 2024, Siapa Peringkat Pertama?
- Menangis
- Mengamuk
- Menjadi sangat diam meskipun merasa sangat cemas di dalam hati
- Menempel pada pengasuh
Gejala Psikologis
Gejala psikologis dari fobia spesifik meliputi:
- Perasaan akan adanya bahaya atau malapetaka yang akan segera terjadi
- Merasa perlu melarikan diri
- Ketidaknyamanan yang intens
- Rasa takut kehilangan kendali
- Perasaan bahwa segala sesuatunya tidak nyata, yang dikenal sebagai depersonalisasi
- Beberapa orang sering menghindari situasi atau tempat di mana mereka mungkin mengalami rasa takut.
Fobia secara signifikan bisa berdampak pada pekerjaan, kehidupan sosial, dan rumah tangga, serta hubungan asmara.
Semisal, fobia dapat membuatmu menolak promosi jabatan karena posisi yang baru melibatkan perjalanan dengan pesawat.***

Share this article
Apakah kamu merasa mengidap fobia spesifik? Kenali beberapa gejala yang ditimbulkannya berikut agar kamu bisa paham.