AYOJAKARTA.COM - Bahaya media sosial bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Bahaya media sosial ini diindikasikan semisal kamu lebih mementingkan ponsel daripada keluargamu.
Bahaya media sosial ini juga ditengarai dengan maraknya berbagai aplikasi, yang tentu saja, jika kamu menggunakannya sampai lupa diri, maka kualitas hidupmu benar-benar merosot.
Berikut 5 tanda bahaya media sosial, yang bisa kamu antisipasi sejak dini.
- Kamu tidak bisa berhenti memikirkan aplikasi yang kamu gunakan
Apakah kamu sedang duduk di tempat kerja, makan malam bersama keluarga, atau berkumpul dengan teman-teman?
Namun, saat kamu melakukan aktivitas itu, kamu tidak bisa berhenti memikirkan apakah ada notifikasi, pesan, atau permintaan pertemanan?
Aplikasi media sosial sadar akan sifat aditif dari produk mereka.
Mereka mempekerjakan para psikolog untuk membantu membuat platform mereka lebih menarik daripada pesaing mereka.
Baca Juga: Ternyata Ini 5 Manfaat Mengkonsumsi Kurma saat Sahur bagi Kesehatan, Bukan Sekadar Anjuran
- Kamu menempatkan diri kamu dan orang lain dalam bahaya saat mengakses aplikasi
Jika kamu tidak bisa menunggu sampai rumah atau di tempat tujuan untuk memeriksa aplikasi medsos, inilah saatnya untuk beristirahat sejenak.
Kamu mungkin tidak mengakuinya di depan umum. Namun, orang yang membuka ponselnya saat mengemudi terus meningkat.
Ada baiknya, kamu mulai mengendalikan diri dengan melakukan detoksifikasi media sosial.
- Kamu mempertaruhkan pekerjaan atau status kamu dalam grup untuk memeriksa notifikasi
Apakah kamu pernah mencoba untuk tetap membuka ponsel, meskipun berada pada sebuah acara, rapat kerja, atau pertemuan sosial, dimana perhatian dan partisipasi kamu sangat ditunggu?
Jika kamu tidak bisa berdiam diri tanpa memeriksa ponsel selama 15, 60, atau 90 menit, maka kamu harus mulai waspada.
Baca Juga: Tes Kepribadian Ilusi Optik: Seberapa Romantis Kamu? Pandangan Pertama Berikan Jawabannya
- Kamu terus meningkatkan jumlah teman tetapi merasa tidak terhubung dengan siapapun
Ini adalah efek samping yang umum terjadi pada media sosial.
Media sosial mempromosikan dirinya sebagai cara untuk terhubung.
Namun, pengguna dari berbagai penjuru dunia melaporkan efek isolasi yang sama dari aplikasi mereka.
Jika hal ini terjadi padamu, maka kamu harus memperbanyak terhubung dengan manusia yang nyata dalam kehidupan nyata.
Baca Juga: Tes IQ Asah Otak: Apakah Kamu Sherlock Holmes? Tantangan 9 Detik Temukan Nama Pembunuhnya
- Kamu merasa malu dengan 4 tanda sebelumnya
Rasa malu ini muncul akibat keyakinan bahwa ada sesuatu yang salah dengan diri kamu.
Ini saatnya berubah jika kamu merasa tidak nyaman berbicara tentang seberapa besar ketergantungan kamu pada aplikasi media sosial kamu.
Jika kamu mulai merasakan hal ini, maka setidaknya, berhentilah menggunakan medsos setidaknya antara 4 hingga 6 minggu.
Hal ini penting untuk kembali mendapatkan kendali sepenuhnya atas diri kamu.
***

Share this article
Bahaya media sosial saat ini diindikasikan semisal kamu lebih mementingkan ponsel daripada keluargamu.