AYOJAKARTA.COM - Bulan ramadan merupakan bulan suci di mana para umat muslim melakukan ibadah puasa, saat melakukan ibadah puasa seorang muslim tidak akan makan dan minum sejak subuh hingga magrib.
Supaya puasa tidak terasa berat maka umat muslim harus mengajarkan anak-anaknya untuk berlatih puasa sejak dini supaya anak-anaknya mulai terbiasa berpuasa dan dapat menjalani ibadah puasa dengan baik hingga mereka dewasa.
Apa kamu bingung harus memulai dari mana untuk mengajarkan anak-anak berpuasa sejak dini? Simaklah artikel ini hingga akhir karena pada artikel kali ini kita akan membahas cara mengajarkan anak untuk latihan berpuasa sejak dini. Berikut adalah cara-caranya:
1. Berikan contoh
Untuk mengajari anak berpuasa hal pertama yang harus dilakukan adalah memberikan contoh kepada anak. Anak-anak akan lebih cepat belajar jika diberikan contoh. Untuk memberikan contoh bisa dimulai dengan mengajak anak sahur dan berbuka, dengan begini anak akan tahu kapan waktu sahur dan berbuka.
2. Mulai secara bertahap
Ajari anak-anak untuk berpuasa secara bertahap seperti dimulai dengan berpuasa setengah hari karena jika langsung berpuasa sehari full anak akan merasa kesulitan. Contoh, ketika mereka sudah kelas 1-3 SD orang tua bisa mengajari mereka berpuasa setengah hari. Barulah ketika mulai kelas 4 SD diajari untuk berpuasa sehari full.
3. Jangan dipaksa
Segala hal yang dipaksakan hasilnya sering kali tidak baik begitu juga dengan latihan puasa, hal itu karena jika anak dipaksa untuk melakukan puasa full seharian ia akan memiliki pandangan negatif pada ibadah puasa bahkan bisa membuat anak merasa terbebani. Orang tua bisa mengajari anak secara perlahan dengan cara yang menyenangkan di waktu yang tepat.
4. Beri motivasi
Motivasi adalah sesuatu yang dapat membangkitkan semangat, orang tua dapat memberikan motivasi ketika anak mulai lesu disiang hari dengan menyemangati dan meyakinkan mereka bahwa mereka bisa melakukannya hingga waktu magrib tiba.
Orang tua juga bisa memberikan motivasi dengan cara mengingatkan mereka tentang pencapaian mereka saat puasa di tahun-tahun sebelumnya, hal ini akan membuat anak merasa bahwa tahun ini pun mereka tetap bisa melakukannya bahkan akan termotivasi untuk melakukannya dengan lebih baik lagi.
5. Memberikan reward
Sebagai bentuk bahwa orang tua menghargai usaha anak, orang tua dapat memberikan reward kepada anak pada saat berbuka puasa atau pada saat hari raya lebaran. Pada saat berbuka puasa orang tua dapat menyajikan makanan-makanan kesukaan anaknya dan pada saat lebaran orang tua dapat memberikan reward berupa uang, mainan atau hal-hal lainnya yang disukai anak.
***
Share this article
Bulan ramadan merupakan bulan suci di mana para umat muslim melakukan ibadah puasa, saat melakukan ibadah puasa seorang muslim.