AYOJAKARTA.COM - Penyakit kardiovaskular (disingkat CVD, Cardiovascular Disease) sederhananya adalah penyakit yang menyerang jantung dan pembuluh darah.
Dilansir dari artikel jurnal Careus yang dipublikasikan di National Library of Medicine, di antara penyebab utama kesakitan, kecacatan, dan kematian di seluruh dunia adalah penyakit kardiovaskular.
Faktor risikonya biasanya mencakup berbagai faktor yang berhubungan dengan gangguan kardiometabolik.
Banyak organisasi kesehatan masyarakat memprioritaskan pencegahan CVD dan mendorong masyarakat untuk mempertahankan gaya hidup sehat.
Baca Juga: Begini Penjelasan Menko Perekonomian Soal BLT MRP
Puasa dan pola makan sehat telah terbukti dapat meningkatkan penurunan berat badan dan meningkatkan kesehatan kardiometabolik pada berbagai spesies hewan.
Para peneliti kedokteran dari California Institute of Behavioral Neurosciences and Psychology, Amerika, menyelidiki hubungan antara CVD dan puasa.
Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa puasa bermanfaat dalam menurunkan risiko kardiovaskular suatu populasi.
Baca Juga: Sabtu Ceria Bagi KPM, BPNT Tahap 2 Cair Di Bank dan PT Pos Indonesia
Hasil ini berlaku untuk semua jenis puasa yang digunakan sebagai intervensi dalam uji klinis.
Hasilnya terlihat jelas ketika rutinitas puasa dipadukan dengan rutinitas olahraga yang teratur.
Data yang lebih komprehensif akan diperoleh dari uji klinis skala besar dan studi kasus-kontrol, dan diperlukan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua potensi dampak puasa terhadap kesehatan.
Mencegah CVD adalah fokus utama berbagai organisasi kesehatan masyarakat, yang menganjurkan individu untuk menerapkan gaya hidup sehat.
Berpuasa sambil memastikan nutrisi yang cukup telah menunjukkan efektivitasnya dalam membantu penurunan berat badan dan meningkatkan kesehatan kardiometabolik pada berbagai spesies hewan.
Puasa dan CVD memiliki hubungan yang erat. Para peneliti menunjukkan bahwa puasa bermanfaat dalam menurunkan risiko kardiovaskular suatu populasi.
Hal ini dicapai dengan meningkatkan profil lipid, meningkatkan indikator sindrom metabolik, meningkatkan resistensi insulin, dan menurunkan berat badan dan biomarker inflamasi.***

Share this article
Ini dia pengarus puas di bulan Ramadhan terhadap penyakit Kardiovaskular yang perlu kamu ketahui dengan benar.