Pejuang PTN : Biar Lebih Fokus, Bisa Belajar Teknik Pomodoro, Apa Itu?

Ilustrasi Belajar Dengan Teknik Pomodoro
Ilustrasi Belajar Dengan Teknik Pomodoro

AYOJAKARTA.COM - Pernahkan kalian merasa kesulitan fokus belajar dalam waktu lama?

Pikiran mudah teralihkan hingga membuat tak produktif?

Jika iya, bisa jadi ada yang salah dari cara belajar kalian selama ini.

Padahal gairah masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masih membara. Jadwal ujian Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) juga semakin dekat.

Baca Juga: Ketahui Kepribadian Seseorang Berdasarkan Suara Mereka, Dominan, Percaya Diri atau Ekstrovert?

Jadi, semangat belajarnya tidak boleh padam.

Coba ubah cara belajar kalian dengan Teknik Pomodoro.

Sebuah metode belajar manajemen waktu yang dirancang untuk membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi saat belajar.

Dijelaskan lebih detail oleh Instagram @alfa_cendekia yang kemudian dilansir Ayojakarta.com Sabtu 20 April 2024.

Baca Juga: Tes Kepribadian Pandangan Pertama Kamu Lihat Ungkap Kamu Tipe Ekstroversi, Pemikir Bebas, Penuh Empati, Atau Sosok Humoris

Teknik Pomodoro bukan sesuatu yang baru. Karena telah ada sejak tahun 1980-an yang diciptakan oleh Francesco Cirillo.

Berasal dari Bahasa Italia, 'Pomodoro' berarti 'Tomat'.

Cirillo menggunakan timer berbentuk tomat untuk membantunya fokus saat bekerja.

Teknik ini membagi waktu belajar menjadi interval-interval pendek, yang disebut 'Pomodoro'.

Setiap Pomodoro berlangsung selama 25 menit. Diikuti istirahat singkat 5 menit.

Setelah empat Pomodoro, dapat istirahat yang lebih lama. Antara 20-30 menit.

Bagaimana cara menerapkan Teknik Pomodoro?

Baca Juga: 5 Kepribadian MBTI yang Disukai Banyak Orang, Sopan, Ramah, dan Diterima oleh Orang di Sekitarnya

1. Siapkan semua yang dibutuhkan. 

Pastikan memilki semua bahan belajar yang diperlukan dan matikan semua gangguan. Seperti notifikasi telepon hingga media sosial.

2. Atur timer selama 25 menit

Dapat menggunakan timer fisik atau aplikasi timer di gadget.

3. Fokus selama 25 menit

Kerjakan tugas, fokus dan hindari gangguan.

4. Saat timer berbunyi, ambil istirahat 5 menit

Lakukan aktivitas yang disukai. Berjalan-jalan, minum air putih atau mendengarkan musik.

5. Ulangi langkah 2-4 sebanyak 4 kali

Setelah empat Pomodoro, ambil istirahat lebih lama. Sekitar 20-30 menit.

Baca Juga: Tes IQ : Wanita Mana Yang Akan Membawa Pulang Lebih Banyak Air? Temukan Jawabannya Dalam 10 Detik!

Manfaat Teknik Pomodoro 

1. Meningkatkan fokus dan konsentrasi

2. Meningkatkan produktivitas 

3. Mengurangi stres dan kecemasan 

4. Meningkatkan kualitas belajar

Tips untuk Menerapkan Teknik Pomodoro dengan Efektif 

Baca Juga: Tes Psikologi: Ketahui Kelemahan Asmara yang Kamu Miliki, Melalui Gambar Pertama yang Kamu Lihat!

- Pilihlah tugas yang ingin dikerjakan dengan teknis ini. Sarannya, untuk tugas yang membutuhkan fokus dan konsentrasi tinggi 

- Cari tempat tenang dan bebas gangguan.

- Gunakan timer yang terlihat jelas. Tujuannya agar tetap fokus pada waktu yang tersisa.

- Beri reward setelah menyelesaikan setiap Pomodoro, agar tetap termotivasi.

- Jangan paksakan diri jika tidak fokus. Ambil istirahat lebih lama dan coba lagi.

***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Teknik Podomoro
# belajar
# SNBT
# PTN
# waktu

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.