AYOJAKARTA.COM - Apakah kamu lelah memulai daftar tugas, dan kamu dihajar oleh dua monster yaitu penundaan dan kemalasan? Percayalah, kamu tidak sendirian.
Kanal Youtube Jim Kwik membeberkan tujuh teknik Jepang yang ampuh mengubah cara kamu mendekati produktivitas dan kehidupan.
Setiap teknik mempunyai filosofi unik, kearifan budaya yang telah teruji oleh waktu.
Baca Juga: Tips Psikologi : Gunakan Efek Marilyn Monroe Untuk Memancarkan Rasa Percaya Diri
1. Kaizen (Melakukan perbaikan kecil)
Kaizen mengacu pada fokus pada perbaikan kecil, setiap hari. Bertujuan untuk menjadi 1 persen lebih baik setiap hari daripada berjuang untuk mencapai kesempurnaan sejak awal.
Kaizen mendorong tercapainya tujuan-tujuan kecil yang dapat dicapai dan pencapaian yang lambat.
2. Shinrin-Yoku (Seni mandi hutan)
Terdiri dari dua kata, shinrin (hutan) dan yoku (mandi), ini adalah praktik menghabiskan waktu di luar ruangan bersama alam.
Berjalan-jalan di hutan terbukti menurunkan detak jantung, mengurangi stres, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Faktanya, menghabiskan waktu dengan penuh kesadaran di alam memiliki banyak manfaat bagi pikiran, tubuh, dan jiwa.
3.Ikigai (Alasan keberadaanmu)
Ikigai artinya mempunyai tujuan; alasan keberadaanmu. Terdiri dari dua kata; Iki berarti kehidupan dan Gai menggambarkan nilai atau nilaimu.
Itulah alasan kamu bangun setiap pagi dan apa yang mendorongmu.
4 aturan Ikagai
Lakukan apa yang kamu sukai
Lakukan apa yang kamu kuasai
Lakukan apa yang dibutuhkan dunia
Lakukan apa yang bisa membuat kamu dibayar
4.Wabi-sabi (Keindahan dalam ketidaksempurnaan)
Konsep wabi-sabi adalah bahwa daripada kesempurnaan, seseorang harus menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan.
Kamu mungkin pernah melihat wabi-sabi pada keramik Jepang yang indah dengan retakan halus yang diisi dengan emas untuk menonjolkan keindahan sifatnya yang tidak sempurna.
Lupakan gagasan tentang kekurangan dan kekurangan, dan rangkullah detail diri, tubuh, masa lalu dan masa kini yang tidak sempurna.
5. Shoshin (Pola pikir pemula)
Shoshin adalah konsep dari Buddhisme Zen yang melibatkan pendekatan terhadap sesuatu dengan pola pikir pemula.
“Jika pikiran kamu kosong… ia terbuka untuk segalanya. Dalam pikiran seorang pemula terdapat banyak kemungkinan, namun dalam pikiran seorang ahli hanya ada sedikit kemungkinan.” – Shunryn Suzuki (penulis Zen Mind, Pikiran Pemula).
6.Hara Hachi Bu (Puas, tidak kenyang)
Teknik ini adalah konsep praktis untuk berhenti makan saat kamu sudah 80 persen kenyang, bukan 100 persen.
Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa jika kamu makan terlalu banyak, kamu cenderung merasa malas atau lesu.
Berhati-hati dalam memilih dan kuantitas makanan serta mencari makanan yang mendukung energi di siang hari dan menenangkan di malam hari.
7.Ganbaru (Melakukan yang terbaik)
Artinya, seseorang harus bersabar dan melakukan yang terbaik. Ini dapat diartikan sebagai kegigihan atau keuletan dan merupakan tentang melewati masa-masa sulit dengan ketekunan untuk mencapai tujuanmu.
***
Share this article
Apakah kamu lelah memulai daftar tugas, dan kamu dihajar oleh dua monster yaitu penundaan dan kemalasan? Percayalah, kamu tidak sendirian.