AYOJAKARTA.COM - Tidak sedikit orang yang mengeluh bahwa orang-orang sepertinya tidak menyukai mereka.
Mereka tidak memiliki banyak sahabat, atau persahabatan yang mereka miliki tidak mendalam atau bermakna.
Dilansir dari Psychology Today, ada tiga latihan yang menciptakan iklim di mana orang lebih cenderung merasa nyaman dengan kamu.
Kita memang tidak punya kendali atas orang lain untuk menganggap kita disukai, tapi kita bisa mengatur bagaimana kita berhubungan dengan diri kita sendiri dan orang lain.
Inilah cara melakukannya dengan cara yang membuat kita lebih menarik dan menyenangkan.
1. Menyukai diri sendiri
Kita sering diberitahu bahwa kita harus mencintai diri sendiri sebelum kita bisa mencintai orang lain.
Bagaimana jika kita membawanya ke sesuatu yang lebih bisa dicapai: menyukai diri sendiri?
Banyak dari kita tidak menyukai siapa diri kita. Kita menemukan hal-hal yang perlu dikritik tentang diri kita sendiri.
Menyalahkan diri sendiri karena penampilan, situasi keuangan, pekerjaan yang tidak terlalu memuaskan, dll.
Menyukai diri sendiri artinya merasa nyaman dengan tubuh sendiri, menerima diri sendiri apa adanya.
Daripada mencoba memperbaiki diri, lebih mudah menemukan hal-hal yang kita sukai tentang diri kita, mungkin kecerdasan, humor, kesetiaan, kreativitas, atau sifat kepedulian kita.
Baca Juga: 10 Hal yang Dihindari Orang Cerdas, Kunci Menuju Hidup Bermakna dan Bahagia
Semakin kamu menyukai dan menghargai diri sendiri, bahkan mungkin mencintai diri sendiri, kamu akan semakin menarik di mata orang lain.
2. Menyukai orang lain
Inilah kebenaran sederhana yang mudah diabaikan: semakin kita menyampaikan bahwa kita menyukai seseorang, semakin besar kemungkinan mereka menyukai kita.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa setiap orang ingin disukai dan diterima.
Bias negatif otak kita mengarahkan kita untuk memahami apa yang mungkin berbahaya pada manusia.
Kita mencari hal-hal yang tidak kita sukai darinya atau kemungkinan hal itu menyakiti kita.
Kita mungkin mengadaptasi strategi defensif dengan mengkritik atau menolak orang lain sebelum mereka sempat menolak kita.
Baca Juga: Tahap 2 Beasiswa LPDP Telkom University 2024, Kapan Dibuka dan Apa Saja Syaratnya?
Strategi yang salah arah untuk mencoba tetap aman membuat kita terisolasi.
Kebencian dan sikap defensif biasanya muncul dari luka lama dan kebutuhan yang belum terpenuhi.
Jika komentar-komentar kritis, memalukan, atau pedas dilontarkan kepada orang-orang, mereka cenderung akan mundur.
Perbaikan terhadap program yang merugikan diri sendiri ini adalah dengan memperhatikan hal-hal positif yang ada pada diri seseorang.
Kamu mungkin memperhatikan kualitas-kualitas buruk, tetapi ingatlah bahwa tidak ada orang yang sempurna, termasuk kamu!
3. Lebih menerima dan tidak menghakimi kelemahan orang lain
Kita semua terkadang canggung secara sosial. Kita mungkin mengatakan hal-hal bodoh ketika kita ingin bertemu orang baru.
Kita mungkin berusaha terlalu keras untuk menyenangkan orang lain atau disukai.
Mungkin seseorang mencoba bercanda dengan canggung, berusaha terlihat pintar, atau menyuarakan sudut pandang yang tidak kita setujui.
Daripada menghakimi mereka, bisakah kita memberi mereka ruang untuk berpikir berbeda dari kita atau menjadi tidak sempurna?
Semakin kamu memupuk kelembutan dan cinta kasih terhadap diri sendiri, semakin baik posisi kamu untuk melihat kebaikan orang lain dan mengulurkan kebaikan kepada mereka.
Hidup menjadi lebih baik dengan koneksi yang hangat dan aman. Semakin kamu menyukai diri sendiri dan merasa nyaman menjadi diri sendiri, semakin banyak orang yang tertarik kepada kamu.***
Baca Juga: Tips Psikologi: 8 Cara Membaca Bahasa Tubuh Seseorang yang Perlu Kamu Ketahui
Share this article
Ini dia 3 latihan yang bisa membuat kamu lebih disukai oleh orang lain menurut tips psikologi, lakukan sekarang!