AYOJAKARTA.COM - Toxic Environment atau lingkungan beracun akan membawa dampak buruk dan merusak bagi pertumbuhan karakter dan kepribadian seseorang.
Lingkungan beracun atau Toxic Environment dapat bersumber dari hubungan dengan pasangan, keluarga, tetangga dekat maupun masyarakat yang lebih luas.
Minimnya pengetahuan dan kesadaran terhadap kondisi di sekitar, seringkali menyeret seseorang ke dalam kubangan Lingkungan beracun atau Toxic Environment.
Mengingat besarnya dampak mental, intelektual dan spiritual yang ditimbulkan dari lingkungan, penting bagi setiap individu mengenali ciri lingkungan beracun.
Sebagai evaluasi diri untuk meningkatkan kesadaran diri, berikut ini adalah ciri-ciri seseorang yang berada di dalam lingkungan toxic:
Ciri-ciri Berada di Lingkungan Toxic
Ciri pertama seseorang sedang berada di dalam lingkungan yang beracun adalah merasa tidak dihargai sebagai individu yang berhak untuk bahagia, tumbuh dan berkembang.
Sebagaimana sifat Iblis yang mencari follower ke Neraka, lingkungan toxic dipenuhi dengan individu gagal dan beracun yang mencoba menyeret orang lain dalam situasi serupa.
Ciri kedua dari suatu lingkungan beracun adalah banyaknya gosip atau fitnah yang dapat merusak reputasi atau bahkan harga diri seseorang.
Dalam lingkungan yang toxic, ketulusan dan kebaikan seseorang merupakan sesuatu yang selalu menjadi sasaran untuk dirusak bersama-sama.
Baca Juga: ALHAMDULILLAH! Bantuan Sosial MRP Tahap 5 Disalurkan Bertahap, Wilayah Ini Sudah Cair Duluan
Orang-orang beracun akan berkumpul dengan sesama orang beracun untuk membuat orang baik, tulus, bertanggung jawab berubah menjadi racun.
Ketiga, di dalam lingkungan yang beracun seseorang individu juga sering diperlakukan dengan tidak adil atau cenderung mendapat diskriminasi.
Dalam lingkungan beracun, ruang pertumbuhan diri dan karakter merupakan tempat yang tidak mudah ditemukan atau didapatkan.
Ciri keempat seseorang berada di dalam suatu lingkungan yang beracun adalah selalu diwarnai dengan konflik atau drama dan membuat energi terkuras.
Gaduh, riuh dan penuh dengan distraksi atau pengalihan akan pentingnya kesadaran diri, merupakan gambaran umum dari sebuah lingkungan yang beracun.
Ciri kelima dari suatu lingkungan beracun adalah penuh dengan upaya manipulasi, tipu muslihat atau rahasia-rahasia yang cenderung bersifat merusak.
Selain dipenuhi dengan energi negatif dan miskin akan perilaku empati, lingkungan beracun juga selalu membanding-bandingkan antara seseorang dengan orang lain.
Ciri keenam dari suatu lingkungan yang toxic dan paling membahayakan adalah cenderung menjauhkan seseorang dari Tuhan atau ajaran agama.
Judi, pornografi, minuman keras, perkelahian, hingga perzinahan terselubung merupakan lingkungan beracun yang membutuhkan campur tangan dari para Pekerja Cahaya.
Pekerja Cahaya merupakan individu-individu berjiwa besar, yang memiliki kesadaran akan pentingnya harkat dan nilai luhur kemanusiaan. ***
Share this article
Sebagai evaluasi diri untuk meningkatkan kesadaran diri, berikut ini adalah ciri-ciri seseorang yang berada di dalam lingkungan toxic.