Karakter Golongan Darah dan Kebiasaan Mereka Dalam Mencatat Pelajaran, Ada yang Malas Lho!

Ilustrasi. Golongan Darah
Ilustrasi. Golongan Darah

AYOJAKARTA.COM - Golongan darah sering kali dikaitkan dengan kepribadian seseorang, baik itu dalam konteks hubungan sosial, pekerjaan, atau bahkan bagaimana seseorang belajar.

Meski ini bukan ilmu pasti, namun banyak orang yang merasa cocok dengan stereotip ini.

Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana golongan darah berpengaruh terhadap kebiasaan mencatat pelajaran, seperti dikutip dari Tiktok @kasihinfoo_, Selasa (21/4/2024): 

Baca Juga: Status di SIKS-NG Sudah Salur! KPM yang Belum Pernah Menerima Bansos Siap-siap Cair Hari Ini Lewat KKS dan PT Pos

1. Golongan Darah A

Orang dengan golongan darah A dikenal sangat disiplin dan terorganisir. Mereka cenderung rajin mencatat setiap hal yang dijelaskan oleh guru di kelas.

Bagi mereka, mencatat adalah cara untuk memastikan bahwa semua informasi yang penting tidak terlewatkan.

Catatan mereka biasanya rapi dan terstruktur, sering menggunakan berbagai warna pena untuk membedakan informasi penting.

Seseorang dengan golongan darah A merasa bahwa mencatat membantu mereka mengingat dan memahami materi pelajaran dengan lebih baik.

Mereka cenderung menghabiskan waktu untuk memastikan bahwa catatan mereka lengkap dan akurat.

Ketika menghadapi ujian, catatan ini menjadi senjata utama mereka dalam mengulang materi.

Baca Juga: 10 Persyaratan Pendaftar Sekolah Kedinasan Poltekip dan Poltekim Kemenkumham, Ternyata Tinggi Badan Segini

2. Golongan Darah B

Berbeda dengan golongan darah A, orang dengan golongan darah B cenderung lebih santai dan kurang suka mencatat.

Mereka lebih suka menikmati penjelasan guru dan mengandalkan pemahaman langsung dari apa yang didengar di kelas.

Golongan darah B sering kali memilih untuk memfotokopi catatan temannya daripada mencatat sendiri.

Alasan di balik ini bisa beragam, mulai dari merasa bahwa mencatat adalah pekerjaan yang membosankan, hingga percaya bahwa mendengar dan memahami secara langsung lebih efektif.

Mereka lebih suka menghabiskan waktu setelah kelas untuk hal-hal lain yang mereka anggap lebih menyenangkan atau produktif, seperti hobi atau bersosialisasi.

Baca Juga: Daftar 10 SMA Terbaik di Jawa Barat Berdasarkan Nilai UTBK 2023 dan Ranking Nasional, Sekolahmu Termasuk?

3. Golongan Darah O

Golongan darah O memiliki pendekatan yang unik terhadap mencatat. Mereka dikenal rajin mencatat, namun seringkali catatan mereka terlihat berantakan di awal.

Orang dengan golongan darah O biasanya mencatat dengan cepat selama pelajaran berlangsung, tanpa terlalu memperhatikan kerapihan. Bagi mereka, yang terpenting adalah menangkap semua informasi yang diberikan.

Setelah pelajaran selesai, mereka biasanya menghabiskan waktu di rumah untuk merapikan dan menyusun ulang catatan mereka.

Ini adalah bagian dari proses belajar mereka yang membantu mengulang materi dan memahaminya dengan lebih baik.

Walaupun pada awalnya catatan mereka mungkin sulit dibaca, hasil akhir dari proses penyusunan ulang ini biasanya sangat rapi dan terstruktur.

Baca Juga: Golongan Darah yang Punya Bakat Kaya Raya Sejak Lahir: Nomor 1 Paling Pintar Menabung dan Baca Peluang!

4. Golongan Darah AB

Orang dengan golongan darah AB dikenal sebagai individu yang cenderung unik dan memiliki cara berpikir yang berbeda.

Dalam konteks mencatat pelajaran, mereka adalah yang paling malas untuk mencatat. Golongan darah AB lebih suka mendengar penjelasan guru dan mengandalkan pemahaman mereka secara langsung dari apa yang didengar.

Mereka merasa bahwa mencatat mengalihkan perhatian mereka dari memahami materi secara mendalam.

Sebagai gantinya, mereka sering kali menggunakan metode lain untuk mengingat informasi, seperti diskusi dengan teman atau mencari sumber tambahan di luar kelas.

Bagi golongan darah AB, mendengarkan dan berpikir kritis adalah kunci utama dalam proses belajar mereka.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pelajaran
# golongan darah
# informasi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.