Edukasi Psikologi: Memahami Sindrom Sarang Kosong, Hidup Selalu untuk Orang Lain

Ilustrasi sindrom sarang kosong
Ilustrasi sindrom sarang kosong

AYOJAKARTA.COM - Pernahkah kamu bertanya-tanya untuk siapa kamu hidup selama ini? Banyak orang menghabiskan hidupnya dengan fokus pada orang lain, sering kali merasakan rasa kesepian yang mendalam meski dikelilingi oleh orang-orang terkasih.

Dikutip dari akun TikTok dokter Elvine Gunawan, perasaan ini dikenal sebagai sindrom sarang kosong atau empty nest syndrome.

Apa yang Paling Berharga?

Baca Juga: Tes Kepribadian: Yang Manakah Siluet Anak Perempuan? Jawabanmu Menguak Kelebihan dan Kekurangan yang Tak Disadari

Bagi banyak orang, aspek kehidupan yang paling disayangi adalah:

1. Pasangan yang penuh kasih.

2. Peduli anak.

3. Keluarga besar yang suportif.

Namun, di tengah semua ini, di mana posisimu? Kapan kamu hidup untuk dirimu sendiri?

Kesadaran ini seringkali menimpa perempuan pada usia sekitar 50 tahun, masa dimana “sarang” masih kosong. Fase ini biasa disebut dengan sindrom sarang kosong.

Mengapa Sindrom Kekosongan Terjadi?

Seiring kemajuan kehidupan, peran yang kita mainkan berubah:

- Kewajiban terhadap pasangan terpenuhi.

Baca Juga: Tes IQ: Kamu Seorang Pengamat yang Baik? Temukan 3 Perbedaan pada Gambar Gadis Membawa Gerobak Ini, Uji Kemampuan Observasimu

- Tujuan karier tercapai.

- Anak-anak menikah dan memulai hidup mereka sendiri.

Tiba-tiba, setelah setengah abad, muncullah momen kesadaran: "Selama ini aku hidup untuk siapa?"

Ketika semua orang sibuk dengan kehidupannya masing-masing, kenyataan pahit muncul: "Aku kesepian selama ini."

Merangkul Sarang Kosong

Memahami sindrom sarang kosong adalah langkah pertama untuk mengatasinya. Sangat penting untuk menyadari pentingnya hidup untuk diri sendiri. Berikut beberapa langkah untuk membantu:

Baca Juga: Hasil Cek SIKS-NG! Status Bansos Bulan Juli 2024 PKH BPNT KKS dan Pos Indonesia Sudah SI dan Siap Cair? Sebagian KPM Terima Saldo Rp400 Ribu

1. Temukan Kembali Minat Pribadi: Lakukan hobi atau aktivitas yang selalu ingin kamu coba.

2. Hubungan Sosial: Bangun jaringan pertemanan yang memiliki minat yang sama.

3. Perawatan Diri: Prioritaskan kesehatan dan kesejahteraanmu.

4. Cari Bantuan Profesional: Terapis dapat membantu mengatasi perasaan ini dan menemukan cara untuk mengatasinya.

Pandangan Psikologis

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Women & Aging menyoroti bahwa sindrom sarang kosong bukan hanya tentang ketidakhadiran fisik anak-anak tetapi juga tentang perubahan identitas dan tujuan.

Perempuan, khususnya, mungkin mengalami kesulitan dalam transisi ini karena mereka sering kali banyak berinvestasi dalam peran pengasuh.

Baca Juga: Bukan karena Masalah Ekonomi! Ini Alasan Ayu Ting Ting Putus dengan Muhammad Fardhana

Menemukan Tujuan Baru

Sebuah studi dalam Journal of Marriage and Family menekankan pentingnya menemukan peran dan aktivitas baru pasca mengasuh anak.

Terlibat dalam pekerjaan sukarela, melanjutkan pendidikan lebih lanjut, atau memulai karier baru dapat memberikan rasa memiliki tujuan dan kepuasan .

Sindrom sarang kosong adalah pengalaman umum, namun bisa menjadi kesempatan untuk menemukan kembali diri sendiri.

Dengan berfokus pada pertumbuhan dan kepuasan pribadi, kamu dapat mengubah fase ini menjadi babak kehidupan yang bermanfaat dan memperkaya.

Memahami dan mengatasi aspek emosional dan psikologis dari transisi ini dapat menghasilkan kehidupan yang lebih seimbang dan memuaskan.***

Baca Juga: 4 Ide Bisnis Tanpa Modal Uang di Era Digital, Salah Satunya Hanya Butuh Handphone dan Internet Saja!

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# hidup untuk orang lain
# sindrom sarang kosong
# edukasi psikologi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.