7 Red Flag di Kantor Penyebab Karyawan Ingin Resign, HRD yang Pasif Salah Satunya

Ilustrasi Resign

Ilustrasi Resign

AYOJAKARTA.COM - Dalam dunia kerja, banyak faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan dan kenyamanan karyawan.

Meski pekerjaan itu mungkin menantang dan menarik, lingkungan kerja yang tak kondusif dapat membuat karyawan merasa tak betah dan berpikir mencari pekerjaan di tempat lain.

Artikel ini akan membahas beberapa hal yang sering membuat karyawan merasa tak nyaman dan akhirnya memutuskan resign dikutip ayojakarta.com dari Instagram @dealls.job, Jumat (12/7/2024).

Baca Juga: 5 Ide Bisnis Sampingan Tanpa Modal Tapi Bisa Cuan Jutaan, Cocok Buat IRT yang Lagi Cari Penghasilan Tambahan

1. Bos Sering Memarahi Bawahannya di Depan Banyak Orang

Kritik dan koreksi adalah bagian dari proses kerja, namun cara penyampaian yang salah dapat berdampak buruk pada moral karyawan.

Ketika seorang bos sering memarahi bawahannya di depan banyak orang, hal ini tak hanya merendahkan martabat karyawan yang dimarahi tetapi juga menciptakan atmosfer kerja yang negatif.

Rasa malu, stres dan ketidakpercayaan diri yang timbul akibat hal ini dapat membuat karyawan merasa tak dihargai dan berpikir mencari tempat kerja yang lebih menghargai martabat mereka.

Baca Juga: 5 Ide Usaha yang Tidak Ada Matinya Meskipun Teknologi Sudah Maju dan Tidak Takut AI

2. Banyak yang Genit Padahal Sudah Punya Pasangan

Lingkungan kerja yang profesional harus bebas dari perilaku yang tak pantas, termasuk godaan yang tak diinginkan.

Ketika karyawan merasa tak nyaman karena banyak rekan kerja yang genit terutama jika mereka sudah memiliki pasangan, hal ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang tak aman dan nyaman.

Rasa tak aman dan ketidaknyamanan ini sering kali menjadi alasan kuat karyawan mencari pekerjaan di tempat lain yang lebih menghargai batas-batas profesionalisme.

Baca Juga: 6 Ide Cuan Tambahan untuk Mahasiswa, Pekerjaan Sampingan Tanpa Mengorbankan Waktu Kuliah

3. Ada yang Bikin Geng Tapi Sok-Sokan Eksklusif

Pembentukan kelompok atau geng di tempat kerja adalah fenomena yang tak bisa dihindari.

Namun, ketika geng tersebut bersikap eksklusif dan tak menghargai karyawan lain, hal ini dapat menciptakan perpecahan dan ketidaknyamanan.

Karyawan yang merasa terisolasi dan tak diikutsertakan dalam dinamika kelompok dapat merasa tak dihargai dan kesepian.

Pada akhirnya mendorong mereka untuk resign dan mencari lingkungan kerja yang lebih inklusif.

Baca Juga: Bingung Memutuskan Jenis Komoditi? Ini 7 Ide Usaha yang Akan Tidak Ada Matinya

4. Rekan Kantor yang Kalau Salah Tak Mau Mengaku dan Menuduh Orang Lain

Sikap tak bertanggung jawab dan menyalahkan orang lain adalah perilaku yang sangat merusak di tempat kerja.

Ketika karyawan harus bekerja dengan rekan yang tak mau mengakui kesalahan dan malah menuduh orang lain, hal ini dapat menciptakan konflik dan ketidakpercayaan dalam tim.

Karyawan yang merasa terus-menerus disalahkan tanpa alasan yang jelas akan merasa frustrasi dan cenderung mencari tempat kerja lain yang lebih mendukung kerja tim yang sehat dan saling percaya.

Baca Juga: 9 Ide Usaha Sampingan untuk Orang Introvert, Minim Interaksi dengan Orang Lain

5. Bos yang Tak Suka Karyawannya Pulang Tepat Waktu

Keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi adalah hal yang sangat penting bagi kebanyakan karyawan.

Bos yang tak suka jika karyawannya pulang tepat waktu dan selalu menuntut lembur tanpa alasan yang jelas dapat membuat karyawan merasa tertekan dan kelelahan.

Ketika batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi kabur, karyawan akan merasa terbebani dan kehilangan motivasi yang akhirnya dapat mendorong mereka untuk resign.

Baca Juga: Ssstt Rahasia! Ini 5 Cara Mudah untuk Menjadi Lebih Percaya Diri Meski Tidak Good Looking

6. Ada yang Suka Bawa Masalah Pribadi dalam Forum

Forum kerja seharusnya menjadi tempat untuk diskusi profesional dan produktif.

Namun, ketika ada karyawan yang suka membawa masalah pribadi ke dalam forum, hal ini dapat mengganggu fokus dan efektivitas tim.

Masalah pribadi yang dibawa ke lingkungan profesional tak hanya mengurangi produktivitas tetapi juga menciptakan ketidaknyamanan bagi karyawan lain.

Ketidaknyamanan ini bisa menjadi salah satu alasan bagi karyawan mencari lingkungan kerja yang lebih profesional dan fokus pada tugas-tugas pekerjaan.

Baca Juga: Pensiun tapi Tetap Kaya Raya, Coba 5 Ide Peluang Usaha Menguntungkan yang Tepat untuk Usia Senja

7. HRD yang Diam Saja Ketika Ada Konflik Serius

HRD memiliki peran penting dalam menjaga kesejahteraan karyawan dan menyelesaikan konflik di tempat kerja.

Namun, ketika HRD tak berperan aktif dan membiarkan konflik serius berlalu begitu saja, hal ini dapat menciptakan ketidakpercayaan dan rasa tak aman di kalangan karyawan.

Karyawan yang merasa bahwa masalah mereka tak didengarkan atau diselesaikan dengan baik oleh HRD akan merasa tak dihargai dan cenderung mencari pekerjaan di tempat lain yang memiliki kebijakan HRD yang lebih responsif dan mendukung.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.