Daftar Ide Usaha Sayuran yang Cepat Panen dengan Modal Minim, Nomor 2 Bisa Mencapai Untung Dua Digit!

ide usaha sayuran untung dan cepat panen
ide usaha sayuran untung dan cepat panen

AYOJAKARTA.COM -Kamu ingin membuka usaha dibidang sayuran, namun tidak tahu mau berjualan apa?

Di artikel ini terdapat beberapa rekomendasi ide usaha sayuran yang cepat panen dengan modal minim, untung bisa mencapai dua digit.

Mencari cara untuk mengisi waktu luang sambil menghasilkan pendapatan tambahan dapat dilakukan dengan berkebun atau bertani.

Selain memberikan kepuasan tersendiri, berkebun juga menawarkan peluang bisnis yang menguntungkan, terutama jika kamu tinggal di daerah pedesaan dengan lahan yang tersedia.

Baca Juga: UPDATE! Bukan BPNT dan PKH, Satu Bansos Jenis Ini akan Segera Cair di Awal Bulan Agustus, Bantuan Apa Itu?

Menanam sayuran, terutama yang memiliki masa panen cepat, bisa menjadi solusi ideal untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah.

Dengan memilih jenis sayuran yang tepat, kamu tidak hanya dapat menikmati hasilnya sendiri tetapi juga menjadikannya sebagai sumber pendapatan.

Beberapa jenis sayuran seperti bayam, selada, dan mentimun memiliki masa panen yang relatif singkat dan potensi keuntungan yang signifikan.

Jika dikelola dengan baik, usaha pertanian ini dapat memberikan keuntungan hingga 300 ribu rupiah per hari.

Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Inspirasi Pagi, berikut tiga jenis usaha sayuran yang menjanjikan untuk dipertimbangkan sebagai peluang bisnis di desa.

Baca Juga: Ini Dia Jurusan Kuliah yang Susah Diterima dan Susah Lulus, Cek Prospek Karier setelah Wisuda

1. Bayam

Bayam adalah tanaman sayuran yang terkenal dengan masa panen yang cepat. Dalam waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan setelah penanaman, bayam sudah bisa dipanen.

Bayam dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah maupun tinggi dan bisa ditanam sepanjang tahun. Untuk memulai usaha budidaya bayam, berikut adalah estimasi biaya dan keuntungan yang bisa diperoleh:

Biaya

Bibit bayam (500 gram) sekitar Rp57.000, pupuk urea non-subsidi Rp21.000, pupuk kohe ayam petelur Rp45.000, dan bensin untuk pengairan Rp15.000. Total biaya pengeluaran mencapai Rp138.000.

Pendapatan

Setelah 20 hingga 25 hari, bayam siap dipanen. Jika harga satu ikat bayam adalah Rp3.000 dan kamu dapat memanen sekitar 587 ikat, pendapatan bruto mencapai Rp1.761.000.

Dengan mengurangi biaya pengeluaran, profit bersih yang didapat adalah Rp1.623.000. Jika modal investasi dikalikan sepuluh, keuntungan bersih bisa mencapai Rp16.230.000 per panen.

2. Mentimun

Mentimun adalah salah satu jenis sayuran buah yang berumur pendek dan dapat dipanen mulai dari umur 35 hari setelah penanaman. Panen dilakukan setiap 2 hingga 3 hari, dengan total panen mencapai 15 kali.

Salah satu petani mentimun yang sukses adalah seorang petani milenial dengan omset mencapai Rp85 juta per masa panen. Berikut adalah rincian usaha mentimun:

Biaya

Biaya sewa lahan 4.000 m² sekitar Rp10 juta per tahun, dengan modal awal sekitar Rp37 juta. Harga jual mentimun berkisar antara Rp4.000 hingga Rp8.000 per kg.

Pendapatan

Dengan hasil panen sekitar 15 hingga 20 ton mentimun, omset bisa mencapai Rp85 juta. Ini berarti keuntungan yang diperoleh bisa dua kali lipat dari modal awal, menjadikannya sebagai usaha yang sangat menguntungkan.

Baca Juga: Bisa Bekerja di Dunia Digital Marketing, 10 Rekomendasi Jurusan Kuliah yang Cocok untuk Kamu Beserta Kampusnya!

3. Selada

Selada adalah tanaman sayuran yang juga memiliki masa panen yang relatif cepat, yaitu antara satu hingga dua bulan setelah persemaian. Selada cocok ditanam di musim hujan atau cuaca dingin.

Salah satu pebisnis sukses di bidang ini adalah Naufal yang menjalankan usaha selada hidroponik dengan omset puluhan juta rupiah setiap bulannya. Berikut adalah rincian usaha selada:

Harga Jual

Satu plastik selada berisi satu hingga dua tanaman dijual seharga Rp5.000. Naufal dapat memanen sekitar 12 kg selada per hari, dan masa panennya adalah sekitar 35 hari.

Keuntungan

Dengan menjual selada yang dipanen, keuntungan bisa meningkat signifikan karena produk yang dihasilkan lebih bersih dan tanpa pestisida. Naufal juga membuka jasa instalasi hidroponik, sehingga menawarkan peluang bisnis tambahan bagi yang tertarik terjun ke bidang ini.

Menanam sayuran tidak hanya bermanfaat untuk konsumsi pribadi tetapi juga memiliki potensi keuntungan yang menarik jika dikelola dengan baik.

Pertimbangkan untuk memulai salah satu dari tiga usaha sayuran ini untuk memanfaatkan lahan kosong dan waktu luang kamu dengan cara yang produktif dan menguntungkan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Untung
# Usaha
# ide
# sayuran

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.