AYOJAKARTA.COM – Saat ini, masyarakat Indonesia dihimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit Mpox.
Himbauan ini bahkan disampaikan langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang meminta masyarakat meningkatkan kebiasaan hidup sehat.
Perhatian serius pemerintah terhadap penyebaran virus Mpox ini setelah dilaporkan meningkatnya penyebaran penyakit Mpox di Republik Demokratik Kongo serta sejumlah negara di Afrika.
Bahkan pada 14 Agustus 2024, WHO secara resmi menetapkan penyakit Mpox sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional atau PHEIC (Public Health Emergency of International Concern).
Dari penetapan status Mpox yang menjadi PHEIC oleh WHO tersebut, Indonesia turut merespons agar lebih siap atau bisa mencegah penularan penyakit ini.
Kemenkes melalui dokter Yudhi Pramono menyampaikan pemerintah sudah menyiapkan langkah antisipasi dan kewaspadaan terhadap ancaman virus ini.
“Pemerintah Indonesia melalui Kemenkes meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah-langkah kesiapsiagaan dan respons yang kembali ditetapkan sebagai PHEIC oleh WHO,” tutur dr. Yudhi Pramono, MARS dikutip ayojakarta.com dari sahabatnegeriku.kemkes.go.id, Senin (26/8/2024).
Lantas, seberapa besar dampak dari penyakit Mpox ini jika menjangkiti manusia?
Apakah dapat menyebabkan risiko kematian?
Pertanyaan soal seberapa besar risiko penyakit Mpox pada manusia tentu banyak ditanyakan masyarakat saat ini.
Untuk mengetahui jawabannya, simak informasi yang sudah dikutip ayojakarta.com dari infeksimerging.kemkes.go.id pada Senin (26/8/2024) berikut ini.
Terkait pertanyaan bisakah seseorang sakit berat atau meninggal karena Mpox, begini penjelasannya.
Baca Juga: Waspada! 88 Kasus Mpox Ditemukan di Indonesia, Kenali Cara Penularan Cacar Monyet dan Pencegahannya
Pada umumnya, gejala penyakit Mpox bersifat ringan dan bisa sembuh sendirinya dalam beberapa minggu.
Namun memang pada beberapa penderita, penyakit Mpox bisa menyebabkan komplikasi dan risiko kematian.
Khusunya bagi penderita dengan kategori anak-anak, ibu hamil dan gangguan sistem imun.
Baca Juga: Waspada Penyebaran Virus Mpox, Masyarakat Wajib Tahu Begini Cara Penularan dari Manusia ke Manusia
Bentuk komplikasi dapat berupa infeksi kulit sekunder kemudian pneumonia, gangguan kesadaran hingga menyebabkan masalah pada mata.
Terkait angka kematian atau case fatality rate (CFR) penyakit Mpox ini, berikut catatannya.
CFR untuk clade I berada pada kisaran 5-10 persen sedangkan untuk clade II di angka kurang dari sama dengan 1 persen.***

Share this article
Simak penjelasan tentang penyakit Mpox beserta risikonya di artikel ini, benarkah bisa menyebabkan kematian?