AYOJAKARTA.COM – Penyakit cacar monyet atau Mpox yang disebabkan oleh monkeypox virus (MPXV) masih menjadi perhatian masyarakat.
Pasalnya, di Indonesia sudah ada 88 kasus Mpox yang terkonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan.
Meski kasus terkonfirmasi Mpox belum terlalu banyak, masyarakat harus waspada dengan risiko penularannya.
Ini karena, seseorang bisa tertular Mpox setelah melakukan kontak erat dengan orang lain yang terpapar.
Dikutip dari laman dinkes.jakarta.go.id pada Minggu (1/9/2024), Mpox merupakan penyakit zoonosis yang artinya ditularkan melalui hewan ke manusia.
Penyakit ini juga bisa menular dari manusia ke manusia lain melalui kontak erat dengan orang yang terpapar Mpox.
Penularan penyakit ini bisa terjadi melalui kontak tatap muka, kulit ke kulit, mulut ke mulut, mulut ke kulit, hingga kontak seksual.
Baca Juga: 4 Tips Merawat HP yang Sudah Tidak Dipakai, Jangan Biarkan Mati Total Begitu Saja
Selain itu, lingkungan juga bisa terkontaminasi Mpox, misalnya ketika orang yang terpapar menyentuh pakaian, handuk, benda, elektronik, dan permukaan.
Ketika orang lain menyentuh barang yang sebelumnya disentuh oleh orang yang terinfeksi, maka ia bisa ikut tertular.
Kemungkinan juga terinfeksi karena menghirup serpihan kulit atau virus dari benda, pakaian, atau handuk.
Mpox bisa menular melalui kontak langsung dengan mulut, percikan air liur atau cairan hidung, dan aerosol jangka pendek.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Capek Jalani Tes Kesehatan untuk Persiapan Pilgub Jabar
Penularan melalui droplet biasanya memerlukan kontak erat yang lama, oleh karena itu mereka yang tinggal serumah atau kontak erat dengan kasus berisiko lebih besar tertular.
Penyebaran virus juga bisa terjadi dari ibu hamil ke janin melalui kontak dari kulit saat melahirkan atau orang tua dengan mpox ke bayi atau anak selama kontak erat.
Sebagai upaya untuk mengurangi resiko terpapar Mpox ada beberapa langkah pencegahan yang perlu dipahami dan dilakukan oleh masyarakat.
Upaya mencegah terpapar Mpox
1. Lindungi diri dengan membatasi kontak dengan suspek atau orang yang sudah terkonfirmasi Mpox atau dengan hewan yang berisiko menularkan virus tersebut seperti hewan marsupial, pengerat, dan primata non-manusia yang masih hidup atau mati.
2. Bersihkan lingkungan yang bisa saja terkontaminasi virus tersebut secara teratur.
3. Hindari mengkonsumsi atau menangani daging yang diburu dari hewan liar.
4. Biasakan untuk mengkonsumsi daging yang sudah dimasak dengan benar.
5. Jika kamu baru saja kembali setelah melakukan perjalanan dari wilayah yang terjangkit sebaiknya periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala dan menginformasikan riwayat perjalanannya.
6. Periksakan diri kamu dan kontak erat kamu jika mengalami gejala Mpox.
7. Lakukan isolasi mandiri atau di fasilitas layanan kesehatan sampai ruam-ruam di kulit kering, mengelupas, dan terbentuk lapisan kulit baru.
Itulah tadi informasi mengenai langkah pencegahan terpapar penyakit cacar monyet.
Share this article
Sebagai upaya untuk mengurangi resiko terpapar Mpox ada beberapa langkah pencegahan yang perlu dipahami dan dilakukan oleh masyarakat.