AYOJAKARTA.COM – Orang dengan gangguan kepribadian Narsistik atau Narcissistic Personality Disorder, merupakan salah satu individu paling berbahaya di dunia.
Selain dapat menyamarkan atau mengaburkan realitas korban, orang NPD atau Narcissistic Personality Disorder juga sangat lihai memutar balikkan keadaan.
Memiliki kecenderungan bersikap baik dan sopan di awal hubungan, orang Narcissistic Personality Disorder atau NPD justru perlahan mencuri karakter dan kepribadian korban.
Hidup demi mendapatkan suplai emosi dan rasa haus akan pujian, seorang NPD tidak pernah peduli dengan segala macam jenis batasan.
Hidup berdampingan dengan seorang NPD, bukan saja akan menyebabkan hilangnya harga diri dan kemampuan intelektual, tetapi juga merusak emosional, bahkan spiritual.
Meski menganggap diri sebagai sosok paling Superior, jauh di kedalaman diri seorang NPD hanyalah Anak Kecil yang merasa dirinya sangat Inferior.
Tidak seperti orang normal yang mencari bantuan untuk memulihkan diri, individu NPD justru menggunakan empati lain sebagai alat untuk mendominasi dan manipulasi.
Baca Juga: Pendafaran Seleksi CPNS 2024 Sudah Ditutup, Ini Statistik Pelamar di Pemprov DKI Jakarta
Akibatnya, korban orang NPD yang biasanya merupakan sosok pribadi berkualitas dan empatik akhirnya hancur lebur jika terlambat bertindak.
Karena itu, seorang NPD memiliki ketakutan luar biasa dan selalu berusaha keras agar korbannya tidak menyadari kemampuan pribadi yang sangat mengesankan.
Selain jenis ketakutan akan kesadaran dari korbannya tersebut, orang NPD juga memiliki berbagai ketakutan lain yang tidak ingin diketahui oleh siapapun.
Ketakutan terbesar kedua seorang NPD adalah berusaha agar orang lain tidak mengetahui tentang cara mereka bertindak di balik hubungan yang jauh dari kata sehat.
Mencegah korban tidak berbicara dengan orang lain, akan dapat memastikan dominasi dan manipulasi sehingga terhindar dari tanggung jawab.
Ketakutan terbesar ketiga yang selalu dimiliki oleh seorang NPD adalah tidak ingin korbannya memiliki kemandirian finansial karena takut ditinggalkan.
Mengendalikan keuangan pasangan, sehingga korban menjadi inferior merupakan taktik licik NPD untuk terus menguasai korbannya.
Ketakutan keempat yang dirahasiakan dari orang NPD adalah tidak ingin korbannya menjadi dekat dan memiliki ikatan kuat dengan anak-anaknya.
Bagi seorang NPD, anak-anak yang mungkin lahir dari rahim mereka sendiri adalah pesaing yang harus ditaklukkan sehingga juga perlu dikendalikan.
Baca Juga: Pendafaran Seleksi CPNS 2024 Sudah Ditutup, Ini Statistik Pelamar di Pemprov DKI Jakarta
Selain berfungsi untuk mendongkrak citra diri dan ego pribadi, kehadiran anak bagi orang NPD tidak lain hanyalah alat untuk mendapatkan lebih banyak pujian.
Ketakutan terbesar kelima yang dimiliki oleh seorang dengan gangguan NPD adalah kebenaran, karena hal tersebut dapat menghancurkan kepalsuan dirinya.

Share this article
Hidup demi mendapatkan suplai emosi dan rasa haus akan pujian, seorang NPD tidak pernah peduli dengan segala macam jenis batasan.