AYOJAKARTA.COM - Google doodle hari ini, Minggu (26/2/2023) menampilkan sosok seorang penyanyi dan pencipta lagu campursari bernama Didi Kempot.
Penyanyi asal Solo, Jawa Tengah tersebut dijuluki sebagai 'The Godfather of Broken Heart' karena lagu-lagunya yang bernuansa patah hati.
Dilansir Ayojakarta.com dari lama republika.co.id pada (26/2/2023), selama 30 tahun karirnya di dunia musik campursari, pria yang memiliki nama asli Dionisius Prasetyo tersebut telah menciptakan lebih dari 700 lagu.
Didi Kempot lahir di Surakarta, Desember 1966 silam dari keluarga seniman. Kakaknya, Mamiek Prakoso seorang komedian terkenal di Indonesia.
Nama 'Kempot' tercipta saat dirinya malang melintang sebagai penyanyi jalanan bersama 'Kelompok Pengamen Trotoar' di Surakarta, Yogyakarta dan Jakarta.
Perjalanan karir bermusiknya tidak mudah, selama menjadi penyanyi jalanan, Didi Kempot mencoba merekam lagu-lagunya sendiri karena dan menghubungi studio rekaman namun tak membuahkan hasil.
Hingga akhirnya pada 1990 ia dikontrak oleh label musik 'Musica Studio dan sukses dengan single terkenalnya berjudul 'Cidro'.
Baca Juga: Thanks WhatsApp! Kini Bisa Bikin Status VN WA Cukup Sekali Klik
Lagu 'Cidro' hits lebih dulu di Suriname dan Belanda karena berawal dari turis Suriname yang sedang berkunjung ke Indonesia dan berdomisili di Belanda.
Pada tahun 1993 Didi Kempot sukses menggelar konser di Suriname yang mana merupakan daerah di Amerika Selatan dengan mayoritas warga asal Jawa.
Dirinya sempat melakukan rekaman di Belanda pada tahun 1996 yang salah satu lagu ciptaannya berjudul 'Layang Kangen'.
TAHUN 2013 Didi Kempot kembali menciptakan lagu hitsnya berjudul 'Kalung Emas' dan 'Suket Teki' di tahun 2016.
Puncak karirnya terjadi saat lagu berjudul 'Pamer Bojo' dengan jargonnya 'Cendol Dawet' menjadi lagu yang banyak di-cover oleh musisi tanah air Indonesia.
Baca Juga: Tutik Sumanti, Emak-emak yang Ngevlog di Sunroof Mobil saat Melintas di Suramadu Akhirnya Minta Maaf
Lagu-lagunya yang menyayat hati dan cara menyanyinya yang penuh penghayatan membuat para pendengarnya hanyut dalam emosi hingga dirinya dijuluki sebagai 'Bapak Patah Hati' atau 'The Godfather of Broken Heart'.
Berbagai penghargaan bergengsi pernah ia raih sebagai pencipta dan penyanyi lagu terbaik sejak 2001 hingga 2020.
Saat pandemi Covid-19 di Indonesia, ia bersama para musisi Indonesia lainnya menggelar konser amal dan berhasil mengumpulkan 7,5 Milyar rupiah.
Pada tanggal 5 Mei 2020, Didi Kempot tutup usia pada umur 53 tahun karena penyakit jantung.***

Share this article
Penyanyi asal Solo, Jawa Tengah tersebut dijuluki sebagai 'The Godfather of Broken Heart' karena lagu-lagunya yang bernuansa patah hati.