AYOJAKARTA.COM - Burnout adalah kondisi stres di mana seseorang merasa lelah secara fisik, mental, dan emosional gara-gara aktivitasnya.
Dalam lingkungan akademik burnout juga bisa terjadi, terlebih siswa dituntut serba cepat dan tekanan yang semakin besar untuk unggul dalam studi mereka.
Mengejar kesuksesan yang tiada henti terkadang dapat menyebabkan burnout, seperti kelelahan fisik, mental, dan emosional.
Baca Juga: 5 Tanda Seseorang Diam-Diam Sakit Hati Denganmu, Segera Minta Maaf!
Burnout tidak hanya menghambat kinerja akademis tetapi juga berdampak negatif terhadap kenyamanan seseorang secara keseluruhan.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda burnout pada siswa dan mengambil tindakan untuk mengatasinya.
Berikut adalah tanda-tanda dan cara mengatasi burnout, yang dikutip oleh AyoJakarta dari Psych2go, pada Rabu (30/8/2023):
Baca Juga: Toxic Relationship! 5 Tanda-tanda Hubungan Pacaran Tidak Sehat, Ada yang Sampai Kekerasan Fisik
TANDA-TANDA BURNOUT
Menurut Queensland Health, burnout adalah kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosional yang disebabkan oleh stres berkepanjangan dan tuntutan yang berlebihan.
Hal ini dapat dirasa secara fisik, seperti sakit kepala, sakit perut, kelelahan, sering sakit, perubahan pola tidur dan nafsu makan.
Sedangkan secara emosional, seperti perasaan tidak berdaya, sinis, tidak peduli, gagal, ragu-ragu, dan kehilangan motivasi.
Kemudian secara perilaku, seperti penarikan diri, isolasi, penundaan, dan ledakan emosi.
Baca Juga: Kenali Tanda Kamu Selalu Dimanfaatkan oleh Rekan Kerja di Kantor
CARA MENGATASINYA
1. Cari dukungan
Jika kamu mengenali tanda-tanda burnout pada diri sendiri, jangan ragu untuk mencari bantuan dan dukungan dari teman, keluarga dan guru.
Ceritakan kekhawatiran kamu dan diskusikan hambatan atau tantangan yang sedang dihadapi dengan orang-orang yang dipercayai.
Cari orang yang dapat memberi dukungan dan validasi emosional yang kamu butuhkan dan memberi lebih banyak wawasan tentang solusi untuk mengatasi burnout.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Orang yang Kreatif Dilihat dari Cara Bersikap
2. Cobalah Mulai Perawatan Diri
Menurut Harvard Business Review, memprioritaskan perawatan diri sangat penting untuk melawan kelelahan dan memulihkan energi fisik dan emosional seseorang.
Oleh karena itu, siswa diminta untuk menerapkan kebiasaan sehat seperti tidur yang cukup, mengonsumsi makanan seimbang, melakukan aktivitas fisik dan sosial secara teratur, serta menyisihkan waktu untuk relaksasi dan melakukan hobi.
Mungkin juga untuk mencoba hal lain, seperti bermeditasi, membuat jurnal harian, dan menikmati alam.
Apapun rutinitas perawatan diri kamu, yang paling penting adalah memberikan ruang dalam hidup untuk tetap tenang dan positif.
Baca Juga: Kamu Malas atau Depresi? Kenali Tanda dan Cara Untuk Mencari Tahu, Jangan Self Diagnosis!
3. Kelola Waktu Secara Efektif
Kemampuan manajemen waktu yang baik adalah salah satu hal penting untuk pemulihan burnout.
Terapis Barrie Sueskind merekomendasikan agar siswa menentukan jadwal belajar yang realistis yang mencakup waktu istirahat yang cukup.
Membagi tugas menjadi bagian-bagian yang lebih kecil yang dapat mudah dikelola, sehingga dapat mengurangi perasaan lelah.
Teknik manajemen waktu, seperti Teknik Pomodoro juga dapat dicoba untuk meningkatkan produktivitas dan juga mencegah kelelahan.
Baca Juga: 5 Tanda Kepribadian MBTI Tipe ENFP Bak Kim Namjoon BTS, Si Ekstrovert yang Jago Pidato atau Kampanye
4. Tetapkan Tujuan yang Realistis
Selanjutnya, para ahli di pusat konseling karir Mind Tools merekomendasikan agar siswa yang menilai kembali apakah tujuan mereka realistis dan dapat dicapai.
Menetapkan tujuan yang realistis, dapat membantu untuk membangun keseimbangan kehidupan yang lebih sehat, serta mempertahankan rasa pencapaian dan mencegah perasaan gagal.
Dengan memecah tujuan yang lebih besar menjadi lebih kecil, siswa dapat memeriksa kemajuan dan merasakan kepuasan sepanjang prosesnya.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Akan Jadi Orang Sukses dan Kaya di Masa Depan, Penasaran Apa Saja?
5. Belajar Mengatasi Stres
Siswa dapat mengeksplorasi ilmu tentang manajemen stres dan mekanisme penanggulangan untuk menemukan apa yang terbaik bagi mereka.
Menurut konselor kesehatan Dr. Elizabeth Scott, beberapa strategi yang terbukti efektif antara lain latihan pernapasan dalam, meditasi, yoga, membuat jurnal, dan mendengarkan musik.
Ada juga beberapa teknik tingkat lanjut yang dapat dicoba, seperti Relaksasi Otot Progresif dan imajinasi terbimbing, dengan bantuan ahli terkait.***

Share this article
Menurut Queensland Health tanda burnout pada siswa yakni perasaan tidak berdaya hingga kehilangan motivasi.