7 Kebiasaan yang Dapat Merusak Mental, Ada di Kamu Salah Satunya?

Banyak faktor yang bisa mempengaruhi kesehatan mental, dan beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan dapat memperburuk kondisi tersebut
Banyak faktor yang bisa mempengaruhi kesehatan mental, dan beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan dapat memperburuk kondisi tersebut

AYOJAKARTA.COM – Kesehatan mental adalah aspek penting dari kesejahteraan seseorang yang sering kali diabaikan.

Banyak faktor yang bisa mempengaruhi kesehatan mental, dan beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan dapat memperburuk kondisi tersebut.

Artikel ini akan membahas tujuh kebiasaan yang dapat merusak kesehatan mental, yaitu:

1. Tekanan yang Berlebihan

Tekanan yang berlebihan, baik dari pekerjaan, sekolah, atau kehidupan pribadi, dapat menjadi sumber stres yang signifikan.

Stres kronis ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi.

Orang yang mengalami tekanan yang berlebihan cenderung merasa kewalahan, kehilangan minat pada kegiatan yang biasanya mereka nikmati, dan mungkin juga mengalami gangguan tidur.

Penting untuk belajar mengelola stres melalui teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau olahraga rutin untuk menjaga keseimbangan mental.

Baca Juga: 6 Hal yang Sebaiknya Kamu Tanyakan Ketika Interview

2. Ketidakstabilan Keuangan

Masalah keuangan dapat menjadi salah satu sumber stres yang paling signifikan.

Ketidakpastian tentang bagaimana membayar tagihan atau memenuhi kebutuhan sehari-hari dapat menyebabkan kecemasan yang terus-menerus.

Dalam jangka panjang, stres keuangan dapat berkontribusi pada gangguan mental seperti depresi dan kecemasan.

Untuk mengatasi masalah ini, penting untuk mengelola keuangan dengan bijak, membuat anggaran, dan mencari bantuan profesional jika diperlukan.

3. Kesepian Berkepanjangan

Kesepian tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Kesepian berkepanjangan dapat menyebabkan perasaan hampa, depresi, dan kecemasan.

Interaksi sosial yang sehat sangat penting untuk kesejahteraan mental, karena memberikan dukungan emosional dan rasa memiliki.

Mengatasi kesepian bisa dilakukan dengan bergabung dalam komunitas, melakukan hobi bersama, atau mencari bantuan dari profesional jika diperlukan.

4. Konflik Interpersonal

Konflik dalam hubungan interpersonal, baik dengan keluarga, teman, atau rekan kerja, dapat menjadi sumber stres yang signifikan.

Konflik yang tidak terselesaikan dapat menyebabkan perasaan marah, frustrasi, dan bahkan kebencian.

Penting untuk belajar mengelola konflik dengan cara yang sehat, seperti berkomunikasi secara terbuka, mendengarkan dengan empati, dan mencari solusi yang menguntungkan semua pihak.

Terapi atau konseling juga bisa menjadi alat yang bermanfaat untuk membantu menyelesaikan konflik interpersonal.

Baca Juga: 5 Jenis Kebohongan yang Perlu Kamu Tahu, Salah Satunya Beautiful Lies

5. Penggunaan Zat Terlarang

Penggunaan zat terlarang, termasuk narkoba dan alkohol, dapat memiliki dampak yang merusak pada kesehatan mental.

Zat-zat ini bisa mengganggu fungsi otak dan menyebabkan gangguan mental seperti kecemasan, depresi, dan psikosis.

Selain itu, penggunaan zat terlarang juga bisa mengarah pada ketergantungan dan masalah kesehatan lainnya.

Menghindari penggunaan zat terlarang dan mencari bantuan profesional jika sudah terlanjur terlibat adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan mental.

6. Pengalaman Traumatis

Pengalaman traumatis, seperti pelecehan, kecelakaan, atau bencana alam, bisa meninggalkan bekas yang mendalam pada kesehatan mental seseorang.

Trauma dapat memicu gangguan seperti PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder), kecemasan, dan depresi.

Penting untuk mencari bantuan profesional untuk mengatasi trauma, karena terapi yang tepat bisa membantu individu memproses pengalaman mereka dan menemukan cara untuk melanjutkan hidup dengan sehat.

Baca Juga: 8 Alasan Mengapa Gen Z Suka Resign, Banyak Perusahaan Tidak Terbuka Gaji

7. Ketidakseimbangan Hormon

Ketidakseimbangan hormon, seperti yang terjadi selama pubertas, kehamilan, atau menopause, bisa mempengaruhi kesehatan mental.

Hormon-hormon ini memainkan peran penting dalam mengatur suasana hati dan fungsi mental lainnya.

Ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan perasaan cemas, depresi, dan perubahan suasana hati yang drastis.

Konsultasi dengan profesional kesehatan dan, jika perlu, pengobatan atau terapi hormon dapat membantu mengelola gejala-gejala ini.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# merusak mental
# Kebiasaan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.