AYOJAKARTA.COM - Ramainya video asusila yang diduga Rebecca Klopper kini berbuntut panjang.
Pasalnya, video asusila yang menyeret Rebecca Klopper itu kini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.
Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia (ALMI) baru-baru ini membuat laporan ke Mabes Polri terkait dengan video asusila yang diduga Rebecca Klopper.
Salah satu anggota ALMI, yakni Mualim, mengatakan bahwa pihaknya sudah berkonsultasi dengan Mabes Polri terkait dengan video asusila yang mirip Rebecca Klopper.
“Kami dari ALMI hari ini kami sudah ke Mabes Polri konsultasi terkait dugaan tindak pidana pornografi yang lagi beredar, lagi ramai,” kata Mualim dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Intens Investigasi, Kamis (25/5/2023).
Mualim menjelaskan bahwa saat ini laporan yang dibuat oleh pihaknya di Mabes Polri masih berbentuk aduan.
Selain itu, Mualim mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk memperkuat dugaan pornografi tersebut.
“Dugaan terlapornya itu inisial RK. Ini masih dalam bentuk aduan karena laporan kami, kami akan mempersiapkan bukti-buktinya yang memperkuat tentang dugaan tindak pidana pornografi ini,” jelasnya.
Anggota ALMI lainnya, yakni Zainul Arifin menyebut bahwa pihaknya akan menyampaikan bukti-bukti digital.
Bukti digital yang disampaikan oleh ALMI tersebut berupa akun-akun Twitter yang menyebarkan video asusila tersebut.
“Kita juga menyampaikan bukti-bukti elektronik terkait dengan nomor akun,” sebutnya.
Untuk diketahui, Rebecca belakangan ini mendadak dibicarakan lantaran beredar video asusila yang diduga adalah dirinya.
Hingga kini, Rebecca belum menampakkan diri usai video tersebut viral di media sosial.
Bahkan, Rebecca pun belum memberikan klarifikasi terkait dengan video asusila yang diduga adalah dirinya.
Ini lantaran tampak media sosialnya sudah beberapa hari tidak aktif sejak kabar video tersebut ramai diperbincangkan.***

Share this article
Kasus video asusila yang diduga Rebecca Klopper sebagai pemeran kini tengah resmi dilaporkan ALMI ke Mabes Polri.