AYOJAKARTA.COM--Like & Share merupakan film garapan Gina S Noer yang penuh dengan simbol dan rahasia tersirat yang menarik untuk dibahas.
Film Like & Share memang sedang menjadi perbincangan hangat karena mengangkat tema yang unik dan diperankan oleh artis yang kontroversial.
Dua tokoh utama dalam film ini bernama Lisa dan Sarah, entah disengaja atau tidak nama kedua tokoh ini memiliki inisial yang sama dengan judulnya yaitu Like & Share.
Baca Juga: Debat Panas! Febri Diansyah Sudutkan Bharada E, Ronny Talapessy: Klien Saya Sudah Jujur
Dilansir AyoJakarta.com dari laman YouTube Cine Crib pada Minggu (9/12/2022), tidak hanya inisialnya saja, tokoh Sarah dalam film ini memiliki sifat yang suka sekali untuk membagikan hal-hal untuk dieksplorasi dengan Lisa, hal ini identik dengan share.
Sedangkan Lisa, dari hal-hal yang mereka berdua eksplor, ia selalu mencari hal yang ia sukai atau yang ia like.
Pada awal film terdapat scene yang menceritakan bahwa Sarah tidak suka gravitasi karena dinilai merugikan perempuan, salah satunya karena gravitasi bisa membuat badan segar wanita menjadi kendor karenanya.
Baca Juga: Lengkap! Daftar Film yang Akan Tayang Desember 2022, Cocok Menemani Akhir Tahunmu
Sarah juga berandai-andai bagaimana jika hidup tanpa gravitasi dan bisa melayang bebas. Menurut teori, gravitasi yang dimaksud merupakan analogi untuk lelaki.
Karena di dalam film tersebut laki-laki memiliki kekuatan untuk menarik perempuan dalam konotasi yang negatif, artinya menarik menjatuhkan.
Ternyata perihal gender dan gravitasi ini terdapat bukti ilmiahnya, perempuan memiliki center of gravity yang lebih rendah sekitar 8 – 15 % dibanding dengan laki-laki.
Ada properti yang unik di dalam film Like & Share, yaitu gorden bergambar laut di kamar Lisa. Ketika gorden itu tertiup angin maka ombak akan bergerak seolah olah seperti laut sungguhan.
Baca Juga: Sri Asih, Film Superhero Indonesia yang Tayang Bulan November, Simak Fakta Uniknya Berikut!
Menurut teori gorden tersebut memiliki arti tersendiri. Karena gorden kamar Lisa lebih sering tertutup maka dinilai bisa menggambarkan pribadinya yang cenderung tertutup tapi menginginkan kebebasan seperti laut.
Kemudian kutek yang dipakai Lisa di dua kukunya berwarna biru ini bisa sebagai referensi film garapan Gina lainnya yang berjudul Dua Garis Biru.
Sama halnya dengan film Dua Garis Biru yang memiliki kontradiksi pada kedua tokoh utamanya, Like & Share juga demikian. Terdapat perbedaan yang mencolok antara kehidupan Lisa yang sederhana dan kehidupan kaya milik Sarah.
Baca Juga: Sudah Tayang! Film Black Panther : Wakanda Forever Siap Guncang Bioskop Tanah Air
Hal tersebut bisa terlihat dari kamar milik Lisa yang gelap dan kamar milik Sarah yang terang dan juga perbedaan cara berpakaian mereka berdua.
Tokoh Sarah cenderung memakai pakaian yang berwarna cerah, ketat dan terbuka sebelum dirinya mengenal laki-laki, tapi begitu dia dekat dengan seorang laki-laki dan memiliki masalah, Sarah merubah penampilannya menjadi lebih sering memakai warna gelap, kedodoran, dan tertutup.
Perubahan pakaian Sarah ini karena adanya kecemasan dalam dirinya, rasa insecure dan adanya insting untuk melindungi tubuhnya.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Lagu Bulan Desember dari K-POP hingga Lagu Jadul, Mana Favoritmu?
Teori menarik lainnya muncul dari jenis kue yang sering muncul pada film ini yang adalah kue isi atau Kue Sus. Kue ini seperti menggambarkan Lisa dan Sarah yang terlihat biasa saja di luar tetapi ternyata memiliki kejutan di dalamnya.
Diakhir film terdapat scene yang menyorot video yang diunggah oleh Lisa dan Sarah dari yang tadinya tidak memiliki viewer lalu berubah menjadi 1 viewer. Ternyata 1 orang ini adalah kita yang menonton film Like & Share.
Itulah teori-teori menarik tentang film Like & Share yang bisa membuat film ini jadi tampak lebih seru.***

Share this article
Simak ulasan teori menarik dari simbol dan rahasis visual film Love dan Share, jangan lewatkan ya film unik ini