AYOJAKARTA.COM -- Serangan pesawat tempur militer Israel Defense Forces (IDF) terhadap warga di Jalur Gaza, Palestina, menewaskan setidaknya 70 orang warga sipil.
Bombardir jahanam tersebut dilakukan militer pada Jumat, 13 Oktober 2023, setelah sebelumnya pihak Israel mengeluarkan selebaran yang meminta warga sipil Gaza untuk segera melakukan evakuasi via jalur yang mereka tetapkan.
Dikutip dari Anadolu Agency, Kementerian Dalam Negeri Palestina menyatakan konvoi warga sipil tersebut hendak mengungsi dari wilayah utara Gaza ke selatan.
Konvoi pengungsi tersebut tiba-tiba diserang dari udara oleh pesawat tempur Israel.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Palestina, Iyad Al-Buzm, mengatakan bahwa konvoi tersebut diserang saat sekitar 150 warga sipil sedang bergerak.
Selain 70 orang meninggal, bombardir Israel tersebut juga dilaporkan melukai 200 orang lainnya.
Dikatakan Al-Buzm, meskipun Israel telah mengimbau warga untuk mencari perlindungan di wilayah selatan Jalur Gaza, serangan-serangan masih terus terdengar di seluruh wilayah tersebut.
Sebelumnya, Israel telah memperingatkan warga Palestina di utara Gaza untuk segera pindah ke wilayah selatan dalam waktu 24 jam.
Ultimatum tersebut nyatanya palsu belaka lantaran puluhan warga sipil Gaza yang mengikuti arahan Israel harus rela meregang nyawa.
Baca Juga: Kemlu Mencatat Ada 129 WNI yang Menolak untuk Dievakuasi dari Palestina dan Israel
Serangan yang dilakukan oleh militer Israel tersebut menambah panjang daftar kerusakan dan korban jiwa yang melayang dalam serangkaian serangan udara balasan.
Hamas sendiri menyatakan bahwa operasi ini merupakan balasan atas penyerbuan Masjid Al-Aqsa di Jerusalem Timur serta kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina.
Serangan Israel sendiri merupakan aksi balasan terhadap manuver milisi Hamas yang oleh sejumlah media barat dilabeli sebagai kelompok teroris pada Kamis, 12 Oktober 2023 lalu.
Selain dihantui ancaman militer bertubi-tubi, warga Palestina juga dihadapkan dengan teror kebijakan Israel yang juga memutus pasokan air, listrik, dan internet ke Gaza.

Share this article
Serangan pesawat tempur Israel di Gaza menewaskan 70 warga sipil Palestina dalam sebuah evakuasi palsu.