AYOJAKARTA.COM - Simak makna bumi Arab menghijau sebagai pertanda datangnya hari kiamat!
Baru-baru ini, sebuah fenomena yang sangat langka telah terjadi di tanah Arab dan viral di media sosial.
Beberapa wilayah di Arab nampak menghijau ditumbuhi rerumputan dan menjadi ramai diperbincangkan.
Sementara itu, banyak orang yang berpendapat bahwa menghijaunya tanah Arab menjadi salah satu tanda bahwa kiamat sudah dekat.
Pengunungan dan dataran yang tadinya tandus serta gersang tiba-tiba menghijau ditumbuhi rerumputan.
Baca Juga: Sahih! Ustadz Fahmi Benarkan Menghijaunya Tanah Arab sebagai Tanda Kiamat, Tetapi Ada Syarat Kedua
Fenomena tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir di wilayah Makkah, Madinah, hingga Jeddah.
Lalu, benarkah fenomena ini menjadi pertanda bahwa kiamat sudah benar-benar dikat?
Dikutip AyoJakarta dari Nu Online, sebuah hadits membenarkan bahwa menghijaunya tanah Arab memang termasuk dalam tanda-tanda akan terjadinya hari kiamat.
Artinya, “Kiamat tidak akan terjadi sampai harta menjadi banyak, hingga seseorang keluar membawa zakat lalu tidak menemukan orang yang sah untuk menerimanya, dan sampai bumi Arab kembali menjadi tanah lapang penuh tumbuhan dan sungai-sungai mengalir.” (Muslim, Shahih Muslim, [Beirut: Dar Ihya’ut Turatsil ‘Arabi], juz II, halaman 701).
Baca Juga: Akhirnya Muncul! Tak Berbusana Ketika Diciduk, Ibu Norma Risma Ngaku Lagi Gerah
Walaupun demikian, ada penjelasan yang diberikan oleh para ulama tentang maksud dari bumi Arab yang dipenuhi tumbuhan.
Ternyata Imam An-Nawawi memaknainya secara berbeda dan menjelaskan makna tersirat dari hadits tersebut.
Adapun makna bumi Arab menghijau yang dijelaskan Imam An-Nawawi sebagai berikut:
Artinya, “Makna tanah Arab menjadi ladang yang hijau—wallahu a’lam—adalah orang-orang meninggalkannya, tidak ditanami dan disirami dari sungai-sungainya. Demikian itu sebab jumlah kaum lelaki sedikit, banyaknya peperangan dan kerusuhan, dekatnya kiamat, minimnya harapan, dan tidak adanya waktu untuk mengurus hal tersebut.” (An-Nawawi, Syarh Shahih Muslim, [Beirut: Dar Ihya’ut Turatsil ‘Araby], juz VII, halaman 97).
Baca Juga: Tanah Arab Ditumbuhi Rumput Hijau Tanda Kiamat? Ustadz Fahmi: Benar, Tetapi Ada Satu Hal Ini
Di sisi lain, ada pendapat lain yang memberikan makna dari hadits tersebut dengan pandangan yang cukup berbeda.
Artinya, “Maksud hadits di atas adalah keinginan orang Arab telah beralih dari yang sebelumnya meminta pertolongan dan berpindah-pindah tempat karena banyak peperangan dan serangan, mereka menjadi enggan melakukan itu semua, lalu mereka menyibukan diri dengan bercocok tanam dan mengalirkan air-air sungai.” (Jalaluddin As-Suyuthi, Syarh Shahih Muslim, [KSA: Dar Ibn ‘Affan, 1996], juz III, halaman 84).
Dari kedua penjelasan tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa tanah Arab yang menghijau tidak akan menjadi tanda kiamat apabila hanya terjadi dalam waktu tertentu dan tidak didukung dengan tanda-tanda lainnya. ***

Share this article
Beberapa wilayah di Arab nampak menghijau ditumbuhi rerumputan dan menjadi ramai diperbincangkan. Apakah tanda kiamat?