CENGKARENG, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 60 pemuda perwakilan dari delapan wilayah kecamatan mengikuti pelatihan relawan Sahabat Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Hutan Kota Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Pelatihan tersebut digelar selama dua hari, mulai Sabtu (7/12/2019) hingga Minggu (8/12/2019).
Koordinator Tagana Jakarta Barat, Muhammad Idris mengatakan peserta pelatihan mendapat materi tentang navigasi, dapur umum dan logistik termasuk penggunaan aplikasi Jakarta Aman yang terintegrasi dengan layanan darurat 112.
Menurut dia, Sahabat Tagana berasal dari kalangan milenial yang rata-rata berusia di bawah 40 tahun, berbadan sehat dan memiliki kemauan kuat.
AYO BACA : Melatih Milenial Jadi Pawang Kebencanaan
"Generasi milenial harus dibekali pelatihan penanganan bencana. Sehingga mereka terampil sebagai relawan dan menjadi ujung tombak di wilayah masing-masing saat terjadi bencana," ujar Idris, MInggu (8/12/2019).
Setelah mengikuti pelatihan, kata Idirs, para peserta akan terus dibina dan diasah kemampuannya agar dapat bergerak dalam satu komando.
Santo (27), warga Rawa Buaya yang ikut pelatihan ini mengaku senang, karena mendapat wawasan baru dalam penanganan bencana.
"Kuncinya sadar terhadap bencana dan terampil dalam penanganan di lapangan," kata Santo.
Share this article
Sebanyak 60 pemuda perwakilan dari delapan wilayah kecamatan mengikuti pelatihan relawan Sahabat Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Hutan Kota Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Pelatihan tersebut digelar selama dua hari, mulai Sabtu (7/12/2019) hingga Minggu (8/12/2019).