AYOJAKARTA.COM - Pemandangan tumpukan sampah di kawasan Pasar Angke, Kelurahan Jembatan Lima, Jakarta Barat kini menjadi sorotan.
Sejumlah pedagang diketahui masih membuang sampah sembarangan meski sebelumnya sudah diberikan pembinaan dan penataan area berdagang.
Camat Tambora, Pangestu Aji, mengatakan pihaknya menemukan tumpukan sampah sisa buah dan limbah dagangan yang memenuhi sisi jalan saat melakukan inspeksi lapangan, Rabu (20/5).
Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan di sekitar pasar.

Ia pun akan menindak tegas pedagang yang masih membuang sampah di bantaran jalan Paser Angke.
Menurut Pangestu, jajaran Kecamatan Tambora dua minggu lalu sudah melakukan penataan di kawasan tersebut.
"Dua pekan lalu kami sudah edukasi. Tapi ini sampah kulit buah masih berserakan di tengah jalan sampai menutupi lebih dari setengah jalan hingga berpotensi memicu kemacetan," ujar Pangestu.
Meski sudah tidak ada pedagang yang menggelar lapak di bahu jalan, pihaknya masih menemumkan sejumlah pedagang membuang sampah di jalanan.

Sejumlah pedagang tersebut beralasan karena tidak memiliki lahan untuk membuang sampah.
Pangestu pun telah memberi teguran dan sanksi tegas jika ada pedagang yang mengulangi.
Kini, Pangestu telah melakukan koordinasi dengan jajaran kelurahan agar bisa menyediakan tempat sampah pilah untuk 80 pedagang yang ada di Pasar Angke.
Nantinya, sampah-sampah itu akan diangkut petugas ke PPSU Kelurahan Jembatan Lima secara terjadwal.

"Diharapkan, upaya ini bisa mengatasi persoalan kebersihan dan kemacetan di kawasan ini," katanya.
Sementara, untuk solusi jangka panjang, Pangestu mengatakan bahwa Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat mengagendakan rapat bersama PT KAI untuk melakulan penataan kawasan.
Penataan ini nantinya tidak hanya untuk mengatasi kesemrawutan tapi persoalan penanganan sampah.***
Share this article
Sejumlah pedagang Pasar Angke diketahui masih membuang sampah sembarangan meski sebelumnya sudah diberikan pembinaan dan penataan area berdagang.