TANAH ABANG, AYOJAKARTA - Pemprov DKI merencanakan tradisi baru dalam memperingati Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November, yakni berziarah ke makam tokoh asal Jakarta, Mohammad Husni (MH) Thamrin.
Hal tersebut diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pasca berziarah ke makam MH Thamrin di TPU Karet Bivak, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ia mengungkapkan, MH Thamrin merupakan seorang pahlawan yang jasanya tak bisa dilupakan.
"Apresiasi kepada Bamus Betawi yang pada hari ini memulai kebiasaan baru tersebut dan Pemprov DKI akan menjadikannya sebagai kegiatan khusus tiap Hari Pahlawan," ujar Anies seperti di video yang diunggah melalui Instagram story-nya @aniesbaswedan, Rabu (10/11).
Untuk mendukung rencana tersebut, Pemprov DKI, kata Anies, bakal menyiapkan kisah hidup MH Thamrin di area makam agar siapapun yang berziarah, nantinya memiliki informasi lengkap atas perjuangan putra Betawi yang pernah lahir dan tinggal di Sawah Besar, Jakarta Barat itu.
"Tuntaskan untuk persiapan ini. Siapa yang datang ke tempat ini nantinya punya informasi lebih lengkap. Kami akan jaga dan insya Allah ke depan (ziarah makam MH Thamrin) menjadi aktivitas rutin (tiap Hari Pahlawan)," kata Anies.
Dilansir dari smartcity.jakarta.go.id, MH Thamrin yang berasal dari keluarga berada ini lahir di Jakarta, 16 Februari 1894. Kakeknya, orang Inggris, pemilik hotel di bilangan Petojo, menikah dengan perempuan Betawi, Noeraini. Ayahnya, Thamrin Mohamad Thabrie, pernah menjadi Wedana Batavia pada 1908, jabatan tertinggi nomor dua yang terbuka bagi warga pribumi setelah bupati.
MH Thamrin masuk sekolah Belanda dan fasih berbahasa negara kincir angin tersebut, mampu berdebat dengan baik. Ia pun memulai karir sebagai pegawai magang di Residen Batavia dan pegawai klerk di perusahaan pelayaran KPM. MH Thamrin lalu duduk di Dewan Kota (Gemeenteraad, 1919-1941) lalu di Dewan Rakyat (Volksraad, 1927-1941).
Dia dikenal sebagai salah tokoh Betawi (dari organisasi Kaoem Betawi) yang pertama kali menjadi anggota Volksraad atau Dewan Perwakilan Rakyat, mewakili kelompok Inlanders. Sejak 1935 ia menjadi anggota Volksraad melalui Parindra.
MH Thamrin juga salah satu tokoh penting dalam dunia sepakbola Indonesia, karena menyumbangkan dana sebesar 2000 Gulden pada tahun 1932 untuk mendirikan lapangan sepakbola khusus untuk rakyat Hindia Belanda (Indonesia) pribumi yang pertama kali di daerah Petojo, Batavia (Jakarta).
Dia dikenal sebagai orator yang ulung. Hampir "sebelas-dua belas" dengan Ir Soekarno. Makanya, tak heran kalau nama MH Thamrin sering disandingkan dengan tokoh proklamator sekaligus presiden pertama Indonesia Ir Soekarno.

Share this article
Untuk mendukung rencana tersebut, Pemprov DKI, kata Anies, bakal menyiapkan kisah hidup MH Thamrin di area makam.