KRAMAT JATI, AYOJAKARTA.COM -- Meski sudah memasuki masa new normal, namun penyebaran virus Covid-19 masih masif di Indonesia. Hal ini membuat sejumlah sekolah, khususnya di zona merah seperti Jakarta masih menonaktifkan kegiatan pembelajaran tatap muka. Kondisi tersebut berpengaruh pada bus sekolah.
Meski tak lagi dipakai untuk mengangkut anak sekolah seperti kondisi normal, tetapi bus sekolah di Jakarta masih beroperasi. Bahkan, kini menjadi armada multifungsi. Mulai dari shuttle bus para penglaju, angkutan tenaga medis hingga bus evakuasi.
AYO BACA : JADWAL PENCAIRAN BLT PEKERJA TAHAP 2: Nama Kalian Belum Masuk? Lapor ke BP Jamsostek!
Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat, periode April 2020 sampai dengan Agustus 2020, sebanyak 1.009 pasien Covid-19 dievakuasi ke tempat perawatan menggunakan bus sekolah.
Kepala UPAS Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ali Murthadho mengatakan, tiga unit bus sekolah berukuran medium dengan kapasitas 20 orang, dan dua unit berukuran kecil dengan kapasitas 17 orang dikerahkan untuk evakuasi.
AYO BACA : Jadwal Pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 6: Pantau 3 Hari Lagi Ya
"Kami berdasarkan permintaan dari Dinkes terkait transportasi pasien yang cukup besar kami kirimkan unit armada untuk dibawa ke Wisma Atlet atau rumah sakit umum daerah rujukan Covid-19," kata Ali dilansir beritajakarta.id, Selasa (1/9/2020).
Tak hanya mengandalkan kapasitas jumlah bus sekolah untuk evakuasi pasien Covid-19, tetapi 13 kru yang direkrut rekrut berasal dari tenaga di UPAS yang merupakan orang-orang pilihan. Mempunyai kemampuan, lulus seleksi kesehatan.
"Awak bus juga dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD)," katanya.
Ali menambahkan, lima unit bus khusus evakuasi pasien Covid-19 juga dimodifikasi di antaranya dengan menerapkan pola penyekatan di dalam bus dan pemutusan sentra AC. Setiap bus yang dioperasikan juga disterilisasi dan didekontaminasi sebelum maupun sesudah melakukan evakuasi pasien.
"Kru yang bertugas juga isolasi mandiri selama tiga hari di mess UPAS. Kami akan lihat kru yang bertugas mengalami gejala terpapar atau tidak," ujar Ali.
AYO BACA : Begini Cara Mudah Cek Keaslian Sertifikat Tanah di 'Sentuh Tanahku'

Share this article
Meski tak lagi dipakai untuk mengangkut anak sekolah seperti kondisi normal, tetapi bus sekolah di Jakarta masih beroperasi. Bahkan, kini menjadi armada multifungsi. Mulai dari shuttle bus para penglaju, angkutan tenaga medis hingga bus evakuasi.