AYO BACA : Jakarta dan Surakarta Lockdown, Indonesia Kapan?AYO BACA : Pekerja di Komplek Parlemen Libur
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI), dr Moh Adib Khumaidi meminta data pasien positif covid-19 yang berprofesi sebagai tenaga medis. Pasalnya, dari orang yang dinyatakan positif covid-19, terdapat tenaga medis yang meniggal dunia karena corona. Ia menginginkan pemerintah menyerahkan data tersebut untuk menjadi kajian.
"Apakah dia kontak tanpa APD (alat proteksi diri) ataukah dia tidak memakai APD secara rutin. Sehingga dalam perawatan-perawatan itu dia tertular saya kira ini perlu kajian buat kami," kata Adib di hotel Ibis, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (15/3/2020).
Adib mengatakan, data tenaga medis yang terinfeksi sangat penting untuk menangani kasus penyebaran virus tersebut.
Sampai saat ini pemerintah tak transparan mengenai data-data warga, khususnya tenaga medis yang terinfeksi.
"Kalau transparansi data ini kami dapatkan, sangat membantu buat kami dalam penyelesaian penyebaran Covid-19. Kalau ada petugas medis atau perawat yang dinyatakan meninggal, faktornya dari mana itu penting untuk penanganannya," ujar dia.
PDEI juga mengingatkan kepada para tenaga medis supaya tertib dan disiplin dalam menggunakan alat proteksi diri selama penanganan pasien di rumah sakit.
Sebab tenaga medis adalah pihak rentan yang kontak langsung dengan pasien, sehingga berpotensi tertular virus.
"Jika memang APD nya tidak sesuai standar, maka segera dilaporkan kepada Direktur (rumah sakit) atau kepada kami juga sebagai organisasi profesi, karena kami berkewajiban melindungi mereka," terangnya.
AYO BACA : Terus Bertambah! Pasien Corona di Indonesia Jadi 117 Orang
Share this article
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI), dr Moh Adib Khumaidi meminta data pasien positif covid-19 yang berprofesi sebagai tenaga medis. Pasalnya, dari orang yang dinyatakan positif covid-19, terdapat tenaga medis yang meniggal dunia karena corona. Ia menginginkan pemerintah menyerahkan data tersebut untuk menjadi kajian.