AYOJAKARTA.COM - Proyek MRT Jakarta terus menunjukkan kemajuan besar untuk warga ibu kota.
Saat ini, pembangunan sedang memasuki tahap pengerjaan infrastruktur penting.
Pekerjaan ini merupakan bagian dari paket kontrak CP 205 untuk rute Bundaran HI hingga Kota.
Fokus utama pekerjaan kali ini adalah pemasangan sistem distribusi daya.
Petugas akan memasang Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 KV. Proyek ini sangat krusial untuk memastikan MRT berjalan aman dan efisien.
Namun, pembangunan ini berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di Jakarta Pusat.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas.
Rekayasa ini dijadwalkan berlangsung mulai 1 Juni hingga 11 September 2026.
Masyarakat yang sering melintas di area pusat kota perlu memperhatikan jadwal ini.
Dilansir dari akun Instagram @dishundkijakarta, berikut adalah daftar enam ruas jalan di Jakarta Pusat yang terdampak rekayasa lalu lintas:
- Jalan Tenaga Listrik
- Jalan K.H. Mas Mansyur
- Jalan H. Fachrudin
- Jalan Abdul Muis
- Jalan Budi Kemuliaan
- Jalan Medan Merdeka Selatan
Pekerjaan di Jalan K.H. Mas Mansyur menjadi salah satu titik perhatian utama.
Lokasi pengerjaan berada setelah flyover Karet menuju arah Tanah Abang. Tahapan galian di lokasi ini dimulai pada 1 hingga 14 Juni 2026.
Selanjutnya, pengerjaan konstruksi boring HDD akan berlangsung hingga 6 Juli 2026. Area kerja ini akan memakan sebagian median jalan seluas 4,4 meter.
Paket kontrak CP 205 ini memiliki nilai mencapai Rp4,2 triliun. Lingkup kerjanya sangat luas, mencakup sistem persinyalan hingga rel kereta.
Proyek ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada akhir tahun 2029. Meskipun ada gangguan lalu lintas, MRT akan membawa perubahan positif bagi konektivitas kota.
Pemerintah terus mengajak warga untuk beralih menggunakan transportasi umum.
Jakarta telah menyediakan berbagai pilihan moda massal seperti MRT, LRT, KRL, dan Bus TransJakarta (BRT).
Penggunaan angkutan massal sangat efektif untuk menghindari kemacetan selama proyek berlangsung.
Selain itu, langkah ini juga membantu mengurangi polusi udara di Jakarta. Pastikan Anda merencanakan perjalanan lebih awal agar tidak terjebak kepadatan di enam ruas jalan tersebut.***
Share this article
Proyek SKTT MRT CP 205 senilai Rp4,2 T memicu rekayasa lalin di 6 jalan Jakpus (Jalan Mas Mansyur, Abdul Muis, dll) pada 1 Juni–11 September 2026. Warga diimbau pakai transportasi umum demi urai macet