AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan revitalisasi fasilitas pendidikan atau sekolah menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada tahun ini.
Tidak hanya SDN 09 Kebayoran Lama, sebanyak 11 sekolah di berbagai wilayah Jakarta ditargetkan akan direvitalisasi guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan modern.
Pramono mengatakan, program revitalisasi sekolah merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memastikan seluruh peserta didik memperoleh fasilitas belajar yang layak.
"(Sebelumnya) 7 yang dijalankan. Nah SD Negeri 09 di Kebayoran Lama itu nomor 8. Jadi nomor 8, kemudian kemarin setelah dilaporkan oleh dinas terkait, Dinas Pendidikan dan juga Citata, maka saya memutuskan untuk ditambah 4 yang akan diselesaikan di tahun ini. Jadi ada 7 tambah 4, jadi ada 11," ujar Pramono.

Sebenarnya, kata Pramono Pemprov DKI Jakarta berencana untuk merevitalisasi 22 sekolah di tahun 2026.
Namun, 11 sisanya diputuskan akan dimulai pada tahun 2027.
Di sisi lain, Pram juga buka suara soal proyek SDN Cipete Utara 01 di Jakarta Selatan yang disebut terbengkalai.
Ia mengatakan, ada masalah dari sisi kontraktor yang sempat menginginkan agar bangunan tersebut bisa digunakan untuk selain sekolah (mixed use).

Pram memutuskan agar renovasi SDN Cipete Utara 01 ini bisa segera diselesaikan.
"Saya kemarin memutuskan, udah kita selesaikan SD-nya dulu. Untuk mixed use-nya tidak kita lanjutkan. Nanti untuk urusan apa, mixed use-nya itu urusan yang lain. Tapi yang paling penting adalah SD Negeri 01 Cipete (Utara) akan bisa segera diselesaikan," ungkapnya.***
Share this article
Program revitalisasi sekolah merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.