AYOJAKARTA.COM - Sebagai nabi terakhir utusan Allah, Nabi Muhammad SAW meninggalkan banyak kisah yang dapat diteladani oleh umat muslim hingga sekarang.
Namun meskipun kedudukan Nabi Muhammad SAW merupakan rasul utusan Allah yang terakhir, semasa hidupnya beliau juga menjalani aktivitas seperti umat yang lainnya.
Nabi Muhammad SAW juga tetap beribadah, bekerja, berperang dan bahkan juga berkeluarga.
Baca Juga: Nasehat Mbah Moen, Seorang Ulama Besar yang Bisa Kita Renungkan, Jagalah 5 Perkara!
Berdasarkan catatan sejarah, Nabi Muhammad SAW sendiri diketahui telah menikah sebanyak 13 kali.
Namun yang paling mencuri perhatian adalah kisah cinta beliau dengan istri pertamanya yakni Siti Khadijah.
Dikutip AyoJakarta.com dari laman Instagram @ppalanwarsarang pada 21 April 2021, Kyai Maimoen Zubair yang kini telah almarhum menceritakan romansa antara Nabi Muhammad dengan Sayyidah Khadijah.
Baca Juga: Pesan Semasa Hidup, Mbah Moen Sebut Umat Islam Harus Lakukan Ini
Mbah Moen mengkisahkan bagaimana awal keduanya kemudian menjadi pasangan suami istri.
Diceritakan oleh Mbah Moen pada saat Sayyidah Khadijah berusia 28 tahun ia diberi tahu oleh gurunya yang bernama Waroqoh Bin Naufal.
Guru Sayyidah Khadijah tersebut mengatakan bahwasannya nabi akhir zaman telah lahir.
Baca Juga: Rahasia Mbah Moen dalam Mendidik Anak Agar Jadi Orang Sukses, Ini yang Sering Dilupakan Orang Tua!
Mendengar hal itu, Sayyidah Khadijah kemudian berkata bahwa ia tidak akan menikah kecuali dengan nabi akhir zaman tersebut.
“Demi Allah wahai pamanku mulai sekarang selama ya aku tidak akan menikah kecuali dengan nabi akhir zaman.” ucap Mbah Moen menuturkan perkataan Khadijah.
Kemudian saat Nabi Muhammad tiba dari Syam, Sayyidah Khadijah langsung melamarnya.
Seperti yang diceritakan oleh Mbah Moen, “Maka setelah nabi tiba dari Syam, Khadijah melamar nabi.”
Meski hal tersebut tidak sesuai dengan adat Arab, dimana seharusnya lelakilah yang melamar perempuan.
“Kalau Khadijah tidak, beliau meminta kepada nabi tetapi ditangguhkan dulu oleh nabi.” tutur Mbah Moen.
Baca Juga: Sudah Berbuat Baik Tapi Masih Sering Dapat Cobaan? Simak Baik-baik Penjelasan Mbah Moen Ini
Diceritakan oleh Mbah Moen bahwa Nabi Muhammad berkata, “Aku ini tergantung kakekku, sebab beliau yang mengasuhku.”
Namun tak disangka, kakek Nabi Muhammad menyetujui pernikahan tersebut.
Bahkan memberi mahar yang tidak sedikit yakni 100 ekor unta.
Baca Juga: Ijazah dari Mbah Moen Agar Pekerjaan Lancar dan Rezeki Berkah
“Karena memang kakek nabi itu kaya, karena setiap nani itu pasti keturunan orang mulia.” ucap Mbah Moen.
“Beda sama anaknya Kyai, kalau anaknya kyai belum tentu itu.” canda Mbah Moen diakhir ceramah kepada para jamaahnya.***

Share this article
Kisah romansa Nabi Muhammad SAW dan Siti Khadijah yang tak banyak diketahui orang diungkap oleh Mbah Moen.