AYOJAKARTA.COM - Merayakan Maulid Nabi di Indonesia sudah menjadi tradisi bagi umat muslim tanah air.
Sebentar lagi, umat muslim tanah air akan merayakan Maulid Nabi 1444 H.
Maulid Nabi 1444 H akan jatuh pada Sabtu (8/10/2022).
Baca Juga: Apa Hukum Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW? Inilah Penjelasannya!
Merayakan Maulid Nabi semata-mata karena cinta dan rindunya umat muslim pada Nabi.
Namun siapa sangka, tradisi merayakan Maulid Nabi yang kini sudah melekat sebagai budaya umat muslim di Indonesia ternyata memiliki keistimewaan.
Dilansir AyoJakarta.com dari NU Jabar pada Rabu (5/10/2022), Habib Luthfi bin Yahya mengungkapkan keistimewaan merayakan maulid.
Baca Juga: Download Twibbon Maulid Nabi Muhammad SAW, Klik Link Ini Langsung Pasang Fotomu!
Mencintai dan merindukan Nabi adalah salah satu tolak ukut kadar keimanan seseorang.
Lunturnya cinta kepada Nabi Muhammad SAW berpengaruh pada kadar keimanan seseorang kepada Allah SWT sebagai kholik ar-Rahman.
Habib Luthfi bin Yahya menjelaskan bahwa ketaatan dengan rasa kecintaan membuat ibadah yang dijalani akan terasa berbeda.
Baca Juga: Kapan Maulid Nabi 2022? Cek di Sini Tanggal dan Hukum Memperingatinya!
Akan ada rasa kelezatan tersendiri bagi yang sudah jatuh cinta dengan Nabi.
"Jika kadar keimanan seseorang berkurang ini dikarenakan kadar mahabbahnya dipastikan berkurang, sehingga ini akan menjadikan dirinya jauh dari Allah dan Rasulnya,” ujarnya dikutip dari NU Jabar.
Selain itu, dijauhkannya seseorang dari Allah dan rasulnya maka akan berakibat fatal bagi dirinya dan akan mengganggu hal-hal lain.
“Mudah terprovokasi, mudah dipecah belah, akan mudah intoleransi dan fatalnya akan menghancurkan kita punya bangsa, yakni kecintaan kepada NKRI akan hilang," tuturnya.***

Share this article
Habib Luthfi bin Yahya menjelaskan bahwa akan ada rasa kelezatan tersendiri bagi yang sudah jatuh cinta dengan Nabi Muhammad SAW.