Inspiratif! Tiga Minggu Jaga Ihram, Kisah Ayah dan Putri yang Memilih Haji Ifrad

 kisah Inspiratif Ayah dan anak asal Makassar yakni Muhammad Nasir (59) dan Aulia Purnamasari Nasir (26), yang memilih melaksanakan Haji Ifrad dengan menjaga larangan ihram secara konsisten selama tiga minggu penuh, hingga puncak haji selesai.
kisah Inspiratif Ayah dan anak asal Makassar yakni Muhammad Nasir (59) dan Aulia Purnamasari Nasir (26), yang memilih melaksanakan Haji Ifrad dengan menjaga larangan ihram secara konsisten selama tiga minggu penuh, hingga puncak haji selesai.

AYOJAKARTA.COM — Berbeda dari jemaah lainnya, kisah Inspiratif Ayah dan anak asal Makassar yakni Muhammad Nasir (59) dan Aulia Purnamasari Nasir (26), yang memilih melaksanakan Haji Ifrad dengan menjaga larangan ihram secara konsisten selama tiga minggu penuh, hingga puncak haji selesai.

Pilihan yang diambil oleh Ayah dan putrinya ini terbilang Unik karena biasanya jemaah Indonesia memilih Haji Tamattu. 

Dimana melaksanakan umrah wajib terlebih dahulu, baru kemudian rangkaian rukun dan wajib haji, yang umumnya diikuti dengan pembayaran Dam atau denda.

Baca Juga: Catat! Ini 5 Golongan KPM Penerima Bansos Terbaru yang Cair di Bulan Juni 2025

Sebagai informasi, ada tiga jenis pelaksanaan haji:

1. Haji Ifrad: Mengerjakan ibadah haji terlebih dahulu, kemudian baru mengerjakan umrah setelahnya. Jemaah yang memilih jenis ini tidak dikenakan Dam.

2. Haji Tamattu': Melaksanakan umrah terlebih dahulu, baru kemudian berniat haji. Jenis haji ini dikenakan Dam.

3. Haji Qiran: Mengerjakan ibadah haji dan umrah secara bersamaan, dengan niat dan ihram yang menyatu untuk keduanya.

Nasir dan Aulia, jemaah haji kloter 23 Embarkasi Makassar (UPG 23) asal Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, sudah berniat menunaikan Haji Ifrad sejak kedatangan 17 Mei 2025. Sejak berangkat dari Embarkasi Makassar (UPG), keduanya sudah mengenakan pakaian ihram dan melakukan sunah-sunah ihram. Niat ihram kemudian diucapkan saat pesawat berada di Yalamlam.

Baca Juga: Seleksi Ketat, Ratusan Mahasiswa Bersaing untuk Menjadi Pelaut PIS lewat Program Beasiswa

Komitmen Menjaga Larangan Ihram

Baik Nasir maupun Aulia menyadari konsekuensi pilihan mereka. Keduanya harus menjaga diri dari larangan ihram hingga seluruh rangkaian haji selesai pada masa puncak usai pada 8 Juni. Dengan demikian waktu keduanya harus menjaga larangan Ihram selama 21 hari atau tiga Minggu.

Namun, hal itu tidak menjadi beban bagi mereka, karena niat dan tekad sudah tertata jauh-jauh hari.

Sejak tiba di Makkah, keduanya secara ketat menghindari larangan ihram.

Nasir, yang hanya membawa dua pakaian ihram, bahkan tidak menggosok gigi karena khawatir berdarah, serta tidak memakai wangi-wangian dan tidak memakai tutup kepala.

"Saya tidak memakai wangi-wangian selama berihram. Juga tidak menggosok gigi karena khawatir akan berdarah. Alhamdulillah, mulut saya tidak bau," kata Nasir saat diwawancarai pada Kamis (29/5/2025).

Baca Juga: Benarkah Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Sudah Dimulai? Cek Faktanya di Sini!

Nasir menambahkan, saat pergi ke Masjidil Haram pun, ia hanya mengenakan pakaian ihram tanpa penutup kepala, ditemani sang putri.

Senada dengan sang ayah, Aulia juga berupaya keras menjaga larangan ihram. Ia menghindari wangi-wangian dan tidak menggosok gigi.

Uniknya, Aulia selalu mengenakan pakaian ihram berwarna putih, sesuai tradisi keluarganya.

"Dalam tradisi kami, pakaian ihram tidak berwarna-warni, hanya putih. Saya hanya bawa tiga set baju ihram putih, dan sering mencucinya. Begitu juga Ayah, cuci kering pakai," ungkapnya.

Aulia juga menghindari transaksi jual beli dengan menawar. Dalam larangan ihram, jemaah tidak dianjurkan melakukan perdebatan. "Kalau tawar-menawar kan pasti ada perdebatan. Jadi kalau beli barang saya tidak menawar. Begitu harga cocok saya langsung beli," jelas Aulia.

Untuk meminimalisir potensi melanggar larangan ihram, Aulia dan Nasir tidak banyak melakukan aktivitas di luar hotel. "Paling hanya keluar belanja dan salat di Masjidil Haram. Selain itu, kami banyak di hotel," kata Aulia.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Masuk Rekening? Ini Update Resmi Terbaru!

Haru dan Doa di Tanah Suci

Aulia mengaku sangat terharu begitu pertama kali menjejakkan kaki di Tanah Suci. Selama ini, ia hanya bisa merindukan Ka'bah dan sering menangis saat melihatnya di media sosial.

"Begitu sampai di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, saya langsung menangis bahagia, akhirnya sampai juga saya di Arab Saudi," katanya sambil menitikkan air mata.

Haji memang sudah menjadi cita-cita Aulia sejak kecil. Nasir mendaftarkan putrinya berhaji saat Aulia masih pelajar. "Kebetulan Mama saya sudah berhaji sebelum menikah. Jadi Ayah mendaftarkan saya untuk berhaji mendampingi beliau," ungkap Aulia.

Baca Juga: Ada Loker Baru! Perusaan Riset Ekonom Internasiolnal ERIA Buka Lowongan untuk Posisi Legal Assistant Penempatan di Jakarta Pusat

Aulia dan Nasir adalah gambaran nyata hubungan ayah dan anak yang saling menjaga. Selama di Tanah Suci, keduanya selalu mengingatkan dan menunaikan ibadah di Masjidil Haram bersama. "Saya merasa dilindungi oleh Ayah. Ketika tidak ada yang mengangkat koper, ada Ayah yang bantu saya," ucapnya.

Nasir, yang berprofesi sebagai pedagang gorden, kini berfokus menunaikan ibadah haji bersama putrinya. Sementara Aulia, seorang pengajar Bahasa Inggris yang memiliki satu putri berusia dua tahun, merasa seakan masih bermimpi bisa berada di Tanah Suci. "Ini pertama kali saya ke Tanah Suci," katanya.

Aulia merasakan nuansa yang begitu indah di tanah yang begitu lama ia rindukan. "Ternyata seindah ini Tanah Haram," ungkapnya. Begitu indahnya, Aulia suatu saat ingin mengajak seluruh keluarganya ke Tanah Suci. "Begitu sampai di Tanah Suci, saya langsung ingat keluarga saya. Saya berdoa memohon kepada Allah untuk memanggil keluarga saya, termasuk anak saya yang masih dua tahun, semoga bisa ke sini bersama-sama," tutupnya penuh harap.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dam
# Kisah Inspiratif
# haji tamattu
# haji ifrad
# ihram
# Jemaah Indonesia

News Update

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.